Posts

Showing posts from May, 2022
2. Etana Etana adalah gas hidrokarbon yang terbuat dari minyak bumi. Etana adalah yang kedua (pertama adalah metana) dalam senyawa hidrokarbon petrokimia sederhana dalam keluarga senyawa terkait bernama “alkana”, yang semuanya memiliki fitur yang hanya berisi ikatan tunggal antara atom karbon. Setelah metana, etana merupakan komponen gas terbesar kedua gas alam. Gas alam dari ladang gas yang berbeda bervariasi dalam volume konten etana mulai kurang dari 1% hingga lebih dari 6%. Sebelum tahun 1960-an, etana dan molekul yang lebih besar biasanya tak lepas dari komponen lain dari gas alam, tetapi hanya dibakar bersama dengan metana sebagai bahan bakar. Etana pertama kali ditemukan oleh Michael Faraday, seorang ahli kimia Inggris dan fisikawan pada tahun 1834, oleh elektrolisis (metode menggunakan arus listrik searah (DC) untuk mendorong reaksi kimia yang dinyatakan non-spontan) dari larutan kalium asetat. Dia mengira produk hidrokarbon reaksi ini untuk metana, dan tidak menyelidiki ...
Senyawa Hidrokarbon Dalam Kehidupan Sehari-Hari Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak bumi. Senyawa yang terdapat di dalam minyak bumi tersebut umumnya mengandung senyawa hidrokarbon. Di antaranya adalah senyawa alkana. Contohnya, golongan alkana yang mempunyai jumlah C sebanyak 1 sampai 4 dan berwujud gas digunakan sebagai bahan bakar. Gas yang termasuk gas alkana ini adalah gas alam atau Liquefied Natural Gas (LNG) dengan komposisi terbesarnya adalah metana. Adapun, Liquefied Petroleum Gas (LPG) adalah gas alkana dengan komposisi terbesar adalah butana. Alkana rantai lurus dengan atom sebanyak 5 sampai 18 berwujud cair. Contoh senyawa tersebut antara lain bensin, kerosin atau minyak tanah, dan solar. Alkana berwujud cair tersebut juga banyak digunakan sebagai bahan bakar. Adapun alkana yang mempunyai atom C > 18 berwujud padat, contohnya lilin dan aspal. Turunan senyawa karbon yang berasal dari minyak bumi dapat digunakan untuk pembuatan pupuk, pestisida, plast...
7. Hujan Asam Pada proses pembakaran minyak bumi tentunya akan melepaskan gas yang berupa CO2, NO2, dan SO2 (sulfur), dari ketiga gas tersebut akan menyebabkan terjadinya hujan asam. Nitrogen oksida yang melepaskan gas nitrogen yang dikeluarkan di udara akan mengumpal menjadi asam nitrat yang menyebabkan dikeluarkannya asam. Sedangkan gas sulfur oksida yang melepaskan sulfur ke udara bebas akan membentuk awan yang memiliki asam kuat maka beberapa jam kedepan akan terjadi hujan asam. Hujan asam ini memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga dapat menyebabkan besi mudah berkarat, bangunan menjadi cepat rusak dan dapat memulihkan kulit akan menimbulkan iritasi.  Proses Terjadinya Hujan Asam Hujan asam merupakan jenis-jenis hujan yang memiliki pH di bawah 5,6. Hujan sendiri secara alami bersifat asam, hal ini disebabkan oleh karbon dioksida di udara yang larut dalam air hujan sebagai asam lemah. Hujan asam ini di akibatkan oleh adanya belerang yang merupakan pengotor dalam bahan...
6. Pengaruh Iklim Udara yang telah tercemar oleh gas-gas berbahaya akan mempengaruhi dunia. Dimana gas-gas tersebut akan terkumpul di lapisan atmosfer yang lama kelamaan akan mengendap di sana. Hal ini pasti akan membuat lapisan ozon menjadi tidak stabil dan mengubah perubahan iklim seperti musim hujan yang sangat lama dan musim panas yang sangat ekstrem. Hingga saat ini panas bumi semakin meningkat karena kejadian ini dan yang ditakutkan di masa depan adalah kompilasi panas bumi mencapai 50 derajat selsius sehingga kekeringan lebih banyak terjadi di mana-mana dan tentu saja hal ini akan menyebabkan banyak akibat dehidrasi. Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), selama abad 20, Indonesia mengalami peningkatan suhu rata-rata udara di permukaan tanah 0,5 ℃. Jika dibandingkan periode tahun 1961 hingga 1990, rata-rata suhu di Indonesia diproyeksikan meningkat 0,8 sampai 1,0 ℃ antara tahun 2020 hingga 2050. Kondisi ini merupakan dampak dari perubahan iklim yang t...
5.4. Penanganan Pencemaran Tanah Dampak dari adanya pencemaran tanah ini sangat berbahaya bukan hanya bagi manusia saja namun juga bagi makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu setelah tanah mengalami pencemaran hal pertama yang harus dilakukan adalah mengembalikan fungsi tanah dan membuatnya sehat kembali. Ada dua cara yang bisa dilakukan sebagai cara penanganan pencemaran pada tanah, seperti berikut ini: 5.4.1. Remidiasi Remidiasi ini dilakukan untuk membersihkan tanah yang tercemar. Saat ini telah diketahui dua cara untuk membersihkan tanah yaitu melalui in-situ dan juga ex-situ. Remidiasi dengan in-situ dilakukan dengan cara membersihkan lahan kemudian dilakukan injeksi dan juga melakukan bioremidiasi. Cara ini lebih banyak dilakukan oleh orang karena biayanya yang murah dan jangka waktu penaganannya pun tidak terlalu lama. Sedangkan untuk remidiasi ex-situ dilakukan dengan cara menggali tanah yang mengalami pencemaran dan kemudian tanah tersebut dipindahkan ke daerah lain untuk di...
5.3. Dampak Pencemaran Tanah Setelah mengetahui penyebab dari pencemaran tanah kemudian anda juga perlu untuk mengetahui apa saja dampak dari pencemaran tanah. Ada beberapa bentuk dari dampak pencemaran tanah, diantaranya adalah berikut ini: 5.3.1. Dampak Pada Kesehatan Adanya pencemaran tanah sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Seberapa besar dampak ini pada kesehatan sebenarnya juga sangat tergantung pada jenis polutan serta seberapa sering dan banyak polutan yang terpapar ke dalam tubuh. Semakin banyak dan sering polutan masuk ke dalam tubuh maka dampak penyakit yang akan dialami juga akan semakin besar dan juga sebaliknya. Adapun berbagai jenis resiko polutan dan penyakitnya adalah sebagai berikut ini: • Kromium, yang merupakan zat kimia yang digunakan dalam berbagai pestisida dan juga herbisida ini mampu membuat munculnya dampak karsinogenik pada semua populasi bukan hanya untuk spesies manusia saja namun juga makhluk hidup lainnya. • Zat timbale, ini sangat berbahaya jika t...
3.2. Penyebab Gunung Meletus Dan Akibatnya Gunung berapi secara umum didefinisikan sebagai sebuah sistem saluran fluida yang terdiri atas batuan cair bersuhu tinggi yang memiliki struktur memanjang dari kedalam lapisan atmosfer kurang lebih 10 km hingga permukaan bumi. Gunung berapi juga memiliki kumpulan endapan material yang keluar saat terjadinya letusan. Material tersebut meliputi abu dan batuan dengan berbagai ukuran. 3.3. Kondisi Gunung Berapi Selama masa hidupnya, gunung berapi memiliki kondisi atau keadaan yang terus berubah dari waktu kewaktu, terkadang masuk kondisi tidur yang mana suatu gunung berapi namun tidak menunjukkan aktivitas sama sekali selama puluhan hingga ratusan tahun. Namun di satu kondisi gunung akan kembali aktif dan meletus dengan dahsyat seperti yang terjadi pada gunung Sinabung, Sumatera Utara yang terakhir kali meletus pada tahun 1600an dan pada tahun 2010 kembali aktif serta akhirnya meletus pada tahun 2013 hingga sekarang aktivitas letuasannya masih ...
Penggunaan minyak bumi dan gas alam saat ini sangatlah meningkat, baik diolah kembali menjadi bahan bakar untuk kendaraan ataupun perindustrian. Tetapi penggunaan minyak bumi berlebihan juga tidak baik. Adapun dampak dari penggunaan minyak bumi antara lain sebagai berikut : 1. Pemanasan Global Penggunaan minyak bumi untuk kendaraan ataupun perindustrian yang mengeluarkan karbon dioksida dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara. Selain hal tersebut karbon dioksida yang dihasilkan juga dapat menyebabkan terjadinya pemanasan global yang nantinya juga akan mempengaruhi lapisan ozon. Pemanasan global dari tahun ke tahun semakin parah, hal ini dibuktikan dengan semakin meningkatnya masyarakat dalam penggunaan kendaraan bermotor. Pemanasan global sebenarnya dapat diminimalisir dengan cara penghijauan di beberapa tempat seperti perkotaan, disekitar pabrik, dan ditempat-tempat lain yang menghasilkan karbon dioksida. Salah satu zat yang bisa menyebabkan pemanasan global adalah freon. Fr...
2. Sifat Fisis Senyawa Kovalen Beberapa sifat fisis senyawa kovalen, antara lain: • Berupa Gas, Cairan Atau Padatan Lunak Pada Suhu Ruang Dalam senyawa kovalen, molekul-molekul terikat oleh gaya antarmolekul yang lemah sehingga molekul-molekul tersebut dapat bergerak relatif bebas. • Bersifat Lunak Dan Tidak Rapuh • Mempunyai Titik Leleh dan Titik Didih Yang Rendah • Umumnya Titik Larut Dalam Air, Tetapi Larut Dalam Pelarut Organik • Pada Umumnya Tidak Menghantarkan listrik Senyawa kovalen tidak memiliki ion atau elektron yang dapat bergerak bebas untuk membawa muatan listrik, sehingga pada umumnya tidak menghantarkan listrik. Kecuali beberapa senyawa kovalen polar yang larut dalam air, karena dapat terhidrolisis membentuk ion-ion. 3. Sifat Fisis Logam Beberapa sifat fisis logam, antara lain: • Berupa Padatan Pada Suhu Ruang Atom-atom logam tergabung oleh ikatan logam yang sangat kuat membentuk struktur kristal yang rapat, sehingga tidak memiliki kebebasan untuk bergerak. P...
G. Sifat Fisik Senyawa Beberapa sifat fisis senyawa yang dibentuk melalui ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam sebagai berikut. 1. Sifat Fisis Senyawa Ion Beberapa sifat senyawa ion, antara lain: • Memiliki Titik Didih Dan Titik Leleh Yang Tinggi Ion positif dan ion negatif dalam kristal senyawa ion bergerak bebas karena terikat oleh gaya elektrostatik yang kuat. Diperlukan suhu yang tinggi agar ion-ion memperoleh energi kinetikyang cukup untuk mengatasi gaya elektrostatik. • Keras Tetapi Rapuh Bersifat keras karena ion-ion positif dan negatif terikat kuat ke segala arah oleh gaya elektrostatik. Bersifat rapuh dikarenakan lapisan-lapisan dapat bergeser jika dikarenakan gaya luar. Ion sejenis dapat berada satu di atas yang lainnya, sehingga timbul tolak-menolak yang sangat kuat yang menyebabkan terjadinya pemisahan. • Berupa Padatan Pada Suhu Tinggi • Larutan Dalam Pelarut Air, Tetapi Umumnya Tidak Larut Dalam Pelarut Organik • Tidak Menghantarkan Listrik Dalam Fasa Pad...
2. Gaya Van der Waals Gaya Van der Waals sama dengan gaya London, tetapi terjadi pada molekul yang mengalami dipol permanen. Nama gaya ini diambil dari nama ahli Fisika Belanda Johanes Van der Waals (1837 – 1923) yang telah mempelajari gaya intermolekul. Gaya Van der Waals terjadi pada molekul ionik dan kovalen polar. Pol (kutub) yang sama tolak-menolak, sedangkan pol yang tidak sama akan tarik-menarik. Gambar 3.16 Gaya Van der Waals Antara dua molekul polar terjadi interaksi dipol-dipol permanen. Akibatnya, senyawa polar larut dalam pelarut polar, misalnya asetat larut dalam air. Dipol pada molekul polar bersifat permanen. Dipol itu dapat menginduksi (mengimbas) awan elektron molekul nonpolar sehingga terbentuk dipol terinduksi. Adanya dipol terinduksi menyebabkan molekul nonpolar dapat larut dalam pelarut polar walaupun sedikit, misalnya oksigen dapat larut dalam air. Paling sedikit terdapat tiga gaya antarmolekul yang berperan dalam terjadinya gaya Van der Waals, ya...
F. Gaya Antar Molekul Ikatan kimia merupakan gaya intramolekul yang mengikat atom-atom di dalam molekulnya. Jika gaya ini diganggu maka akan terjadi reaksi kimia. Sementara itu, gaya antarmolekul adalah gaya tarik-menarik antara dua molekul yang berdekatan. Secara umum, gaya antarmolekul lebih lemah dibandingkan gaya intramolekul. Gaya antarmolekul ini menentukan sifat-sifat fisik dari zat, seperti titik didih dan titik leleh. Apa saja yang termasuk gaya antarmolekul? 1. Gaya London Gaya london adalah gaya tarik-menarik yang sifatnya lemah antara atom atau molekul yang timbul dari pergerakan elektron yang acak di sekitar atom-atom. Karena elektron bergerak secara acak di sekitar inti atom, maka suatu saat terjadi ketidakseimbangan muatan di dalam atom. Akibatnya terbentuk dipol yang sesaat. Jika elektron bergerak di dalam atom atau molekul, gerakan elektron itu acak sehingga pada suatu saat elektron berada pada salah satu sisi. Pada saat elektron berada pada salah satu sisi maka p...
b. Sifat Fisis Logam Dalam kehidupan sehari-hari, kita menjumpai banyak peralatan atau benda yang terbuat dari logam. Alat memasak, seperti panci, wajan, dan ketel terbuat dari logam. Beberapa logam terkenal diantaranya adalah aluminium, tembaga, emas, besi, timah, perak, titanium, uranium, dan zink. Atom-atom dalam logam tersebut bergabung melalui ikatan logam. Sifat fisis logam ditentukan oleh ikatan logamnya yang kuat, kerapatan struktur, dan keberadaan elektron-elektron bebas. Sifat fisis logam adalah sebagai berikut. 1. Wujud pada suhu kamar Logam berupa padatan. 2. Tingkat kekerasan Logam bersifat keras, tetapi lentur atau tidak mudah patah jika ditempa. 3. Titik didih dan titik leleh Logam mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi. 4. Daya hantar listrik Logam dapat menghantarkan arus listrik dengan baik. 5. Daya hantar panas Logam dapat menghantarkan panas dengan baik. 6. Permukaan logam Logam mempunyai permukaan yang mengkilap. 7. Massa j...
Ikatan Logam Unsur logam merupakan unsur yang bersifat khusus. Pada umumnya unsur logam berwujud padat pada suhu kamar. Hal itu disebabkan antarlogam terdapat gaya yang dapat menyatukan antaratom logam. Unsur logam merupakan penghantar listrik dan penghantar panas yang baik. a. Proses Terbentuknya Ikatan Logam Ikatan logam adalah ikatan yang terjadi akibat penggunaan bersama elektron-elektron valensi antaratom logam. Ikatan ion tidak mungkin terdapat di antara atom–atom logam karena tidak terjadi perpindahan elektron dari satu atom logam ke atom yang sejenis. Ikatan kovalen juga tidak mungkin terbentuk karena dalam kristal logam, ternyata sebuah atom dikelilingi oleh 8 atau 12 atom yang lain, sedangkan elektron valensi dari logam-logam adalah 1, 2, 3, atau 4. Ikatan logam dapat dijelaskan dengan Teori Awan Elektron yang dikemukakan oleh Drude dan Lorentz pada awal abad ke-20. Menurut teori ini, setiap atom di dalam kristal logam melepaskan elektron valensinya sehingga terbentuk awan ...
Bentuk Molekul yang Mempengaruhi Kepolaran Dalam suatu molekul poliatomik seperti CCl4, PCl5, BF3, dan BeCl2 terdapat ikatan kovalen polar (dalam ikatan C–Cl, P–Cl, B–F, dan Be–Cl), tetapi molekul-molekul poliatomik tersebut merupakan suatu senyawa kovalen nonpolar. Mengapa demikian? Pada molekul CCl4 terdapat 4 ikatan kovalen polar antara atom pusat C dan 4 atom Cl. Bentuk molekul dari CCl4 adalah simetris (tidak ada pasangan elektron bebas pada struktur molekul Lewisnya) dan tidak terjadi pengutuban atom atau polarisasi muatan karena pasangan elektron dalam ikatan digunakan secara seimbang di antara atom pusat C dan 4 atom Cl sehingga molekul CCl4 bersifat nonpolar. Pada ikatan kovalen yang terdiri lebih dari dua unsur, kepolaran senyawanya ditentukan oleh senyawa berikut. 1) Jumlah momen dipol, jika jumlah momen dipol = 0, senyawanya bersifat nonpolar. Jika momen dipol tidak sama dengan 0 maka senyawanya bersifat polar. Besarnya momen dipol suatu senyawa dapat diket...