1. Sifat Fisika Materi Sifat-sifat benda yang dapat diamati, dapat dirasakan, dan dapat didengar biasanya berkaitan dengan sifat fisika suatu benda. Contoh sifat fisika materi di antaranya adalah kerapatan (masa jenis), wujud, titik didih, titik beku, warna, kelarutan, daya hantar listrik, daya hantar panas, kekerasan, bau, dan lain-lain. a. Kerapatan (Massa Jenis) Kerapatan merupakan sifat zat yang menyatakan tiap satuan volum. Dalam beberapa buku, kerapatan zat disebut juga dengan istilah ma s sa jenis dan dilambangkan ρ. Kerapatan atau massa jenis suatu benda dinyatakan dalam satuan gram/mL, gram/cm 3 atau dalam SI dinyatakan dalam kg/m 3 , Sebagai contoh, air memiliki massa jenis sebesar 1.000 kg/m 3 . Artinya, massa 1 m 3 air adalah 1.000 kg. Tabel berikut ini menunjukan nilai massa jenis beberapa zat. Ta...
Posts
Showing posts from August, 2021
- Get link
- X
- Other Apps
B. Hakikat Ilmu Kimia Ilmu kimia merupakan salah satu daripada ilmu pengetahuan alam yang melibatkan aktivitas ilmiah (pengamatan, percobaan, dan teori). Jauh sebelumnya peradaban-peradaban tertua umat manusia di Mesir, Mesopotamia, Tiongkok, India dan Yunani telah mengenal apa yang disebut “ reaksi kimia ”, yaitu perubahan suatu materi menjadi materi yang lain. Masyarakat di zaman purba telah mampu mengolah logam-logam dari bijihnya, mengawetkan makanan dan jenazah, membuat gelas dan keramik, serta meramu obat-obatan dan zat warna. Kimia yang berlandaskan aktivitas ilmiah (pengamatan, percobaan, dan teori) dilahirkan oleh para ilmuwan Arab dan Persia pada abad ke-8. Salah seorang bapak ilmu kimia yang terkemuka adalah Jabir Ibn Hayyan (700 – 778), yang lebih dikenal di Eropa dengan nama Latinnya, Geber . Ilmu itu diberi nama Al-kimiya (bahasa Arab) yang berarti perubaha...
- Get link
- X
- Other Apps
BAB I SENYAWA HIDROKARBON DAN MINYAK BUMI 1.1. Senyawa Hidrokarbon A. Identifikasi Atom C dan H Pernahkan Anda memperhatikan kayu atau daun yang dibakar? Kayu atau daun yang dibakar akan menghasilkan arang atau karbon sehingga kayu atau daun mengandung karbon. Senyawa yang terdiri atas karbon dan hidrogen, dengan atau tanpa oksigen, nitrogen, atau unsur lain dinamakan senyawa karbon atau senyawa organik. Disebut senyawa organik karena pada awalnya senyawa tersebut diperoleh dari makhluk hidup. Ada anggapan bahwa pembentukan senyawa organik memerlukan daya hidup. Anggapan itu biasa disebut vitalisme . Sebaliknya, senyawa selain senyawa karbon disebut senyawa anorganik senyawa zat tidak hidup. Menjelang akhir abad ke-18, para ahli kimia membagi senyawa-senyawa menjadi dua kelompok: a. ...