Posts

Showing posts from September, 2022
 Dalam konfigurasi elektron subkulit, kita juga menemukan adanya unsur yang bermuatan (ion). Ion-ion atau unsur yang bermatan tersebut ada dua yaitu: - ion positif (+), yang artinya melepaskan elektron, dan  - ion negatif (-), yang artinya menerima muatan elektron. Dalam konfigurasi elektron, unsur yang melepaskan muatan elektron ataupun menerima muatan elektron, terletak pada sub kulit terluar atau sub kulit terkahir. Contoh konfigurasi elektron tersebut, dapat dilihat pada contoh dibawah ini. Contoh Soal 2. 8 Tuliskan konfigurasi elektron masing-masing ion berikut. a.     Mg 2+ (Z = 12) b.     Cl -    (Z = 17) c.     Fe 3+ (Z = 26) d.    Cu 2+ (Z = 29) e.     As 3- (Z = 33)       Jawab a.     12 Mg :   1 s 2   2s 2 2 p 6 3 s 2       Mg 2+ : 1 s 2   2s 2 2 p 6   b.     17 C...
Dalam penulisan konfigurasi elektron dengan cara disngkat, penggunaan unsur gas mulia ada tahapan-tahapannya. Tahapan-tahapan berikut adalah: - Penggunaan unsur  [Ar], digunakan untuk nomor atom di atas 18 dibawah 36. - Penggunaan unsur [Kr], digunakan untuk nomor atom di atas 36 dibawah 54.  - Penggunaan unsur [Xe], digunakan untuk nomor atom di atas 54 dibawah 86 - Penggunaan unsur [Rn] digunakan untuk nomor atom di atas 86. Kenapa unsur gas mulia seperti He dan Ne tidak digunakan? karena penggunaan unsur He dan Ne akan sangat singkat sekali. sedangkan penggunaan unsur gas mulia dari Ar sampai dengan Rn, jika penulisan konfigurasi elektronnya dirasa panjang sekali. Berikut ini adalah contoh daripada konfigurasi elektron dengan cara disingkat. Contoh Soal 2. 7 Tuliskan konfigurasi elektron masing-masing atom di bawah ini. a.     bromin ( 35 Br)           c.    emas ( 79 Au) b.     titan...
Hidrogen , dengan nomor atom (Z) = 1. Elektron tunggal atom hidrogen ini menempati subkulit yang energinya paling rendah, yaitu subkulit 1 s (subkulit s pada kulit ke-1). Konfigurasi elektron atom hidrogen adalah: 1 H:  1 s 1             Helium , Z = 2. Kedua elektron atom helium masih dapat ditampung dalam subkulit 1 s .                         2 He :  1 s 2             Litium, Z = 3. Subkulit 1 s hanya mampu mengandung dua elektron. Sisa elektron yang satu lagi mengisi subkulit 2 s . 3 Li    : 1 s 2  2s 1             Berilium , Z = 4. Di sini subkulit 2 s menjadi penuh.                 ...
E. Konfigurasi Elektron Dan Diagram Orbital 1. Konfigurasi Elektron             Pada tahun 1900 , Max Planck (1858-1847) mengemukakan bahwa gelombang cahaya memiliki sifat partikel, dan transfer suatu radiasi elektromagnetik berlangsung dalam paket atau satuan energi yang disebut kuantum (kata tanya dalam bahasa Latin yang artinya “berapa?”). teori Planck ini dibuktikan oleh Albert Einstein (1879-1955) tahun 1905, yang menerangkan bahwa gelombang cahaya tersusun dari foton-foton.             Kemudian pada tahun 1923, Louis De Broglie (1892-1987), menjelaskan bahwa suatu partikel, misalnya elektron, ternyata memiliki sifat gelombang! Berdasarkan prinsip dualisme partikel gelombang ini, Erwin Schrodinger (1887 – 1967) dan Werner Heisenberg   (1901-1976) pada tahun 1926 mengemukakan bahwa posisi atau lokasi suatu elektron dalam atom tidak dapat ditentukan secara pa...