2. Sifat Fisis Senyawa Kovalen
Beberapa sifat fisis senyawa kovalen, antara lain:
• Berupa Gas, Cairan Atau Padatan Lunak Pada Suhu Ruang
Dalam senyawa kovalen, molekul-molekul terikat oleh gaya antarmolekul yang lemah sehingga molekul-molekul tersebut dapat bergerak relatif bebas.
• Bersifat Lunak Dan Tidak Rapuh
• Mempunyai Titik Leleh dan Titik Didih Yang Rendah
• Umumnya Titik Larut Dalam Air, Tetapi Larut Dalam Pelarut Organik
• Pada Umumnya Tidak Menghantarkan listrik
Senyawa kovalen tidak memiliki ion atau elektron yang dapat bergerak bebas untuk membawa muatan listrik, sehingga pada umumnya tidak menghantarkan listrik. Kecuali beberapa senyawa kovalen polar yang larut dalam air, karena dapat terhidrolisis membentuk ion-ion.
3. Sifat Fisis Logam
Beberapa sifat fisis logam, antara lain:
• Berupa Padatan Pada Suhu Ruang
Atom-atom logam tergabung oleh ikatan logam yang sangat kuat membentuk struktur kristal yang rapat, sehingga tidak memiliki kebebasan untuk bergerak. Pada umumnya logam pada suhu kamar berwujud padat, kecuali raksa (Hg) berwujud cair.
• Bersifat Keras, Tetapi Luntur/Tidak Mudah Patah Jika Ditempa
Adanya elektron-elektron bebas menyebabkan logam bersifat lentur. Hal ini dikarenakan elektron-elektron bebas akan berpindah mengikuti ion-ion positif yang bergeser sewaktu dikenakan gaya luar.
• Mempunyai Ttik Leleh dan Titik Didih Yang Tinggi
Diperlukan energi dalam jumlah besar untuk memutuskan ikatan logam yang sangat kuat antar atom-atom logam.
• Penghantar Listrik Yang Baik
Adanya elektron-elektron bebas yang dapat membawa muatan listrik, menyebabkan logam menghantarkan listrik jika diberi suatu beda potensial.
• Mempunyai Permukaan Yang Mengkilap
• Memberi Efek Foto Listrik Dan Efek Termionik
Kedua efek tersebut merupakan suatu peristiwa lepasnya elektron dari logam apabila elektron bebas pada ikatan logam memperoleh energi yang cukup dari luar. Jika energi yang datang berasal dari berkas cahaya maka disebut efek foto listrik, tetapi jika dari pemanasan maka disebut efek termionik.
III. Persamaan Reaksi Persamaan reaksi kimia adalah pernyataan yang ditulis dengan rumus kimia yang memberikan informasi identitas dan kuantitas zat-zat yang terlibat dalam suatu perubahan kimia ataupun fisika. Semua zat yang terlibat dalam reaksi yang di mana jumlahnya berkurang setelah reaksi, disebut pereaksi (reaktan) , ditempatkan di sebelah kiri tanda panah yang mengarah ke kanan. Pada sebelah kanan tanda panah terdapat hasil reaksi (produk), yakni semua zat yang dihasilkan dari reaksi. Dalam rumus kimia, terdapat indeks, yaitu angka yang ditulis dalam format subscript (berukuran kecil dengan posisi agak ke bawah) pada sebelah kanan simbol unsur atau kelompok atom unsur (gugus), yang menyatakan jumlah atom unsur atau kelompok atom unsur. Contoh: Br 2 menunjukkan terdapat 2 atom Br yang saling berikatan; dan Fe(NO 3 ) 3 menunjukkan terda...
Comments
Post a Comment