Mengapa larutan elektrolit mampu menghantarkan arus listrik? Hal itu pertama kalinya diterangkan oleh Svante August Arrhenius (1859 – 1927) dari Swedia tatkala ia mengemukakan disertasi Ph.D di Universitas Uppsala tahun 1884. Atas penemuan itu, Arrhenius meraih hadiah nobel bidang kimia pada tahun 1903. Arrhenius menemukan bahwa zat elektrolit dalam air akan terurai menjadi partikel-pertikel berupa atom atau gugus atom yang bermuatan listrik . Karena secara total larutan tidak bermuatan, maka jumlah muatan positif dalam larutan harus sama dengan muatan negatif. Atom atau gugus atom yang bermuatan listrik itu dinamai ion (bahasa Yunani yang berarti “mengembara”, sebab ion bergerak bebas dalam larutan). Ion yang bermuatan positif disebut kation, sedangkan ion yang bermuatan negatif disebut anion ( cata = pergi, ana = pulang). Peristiwa terur...
Posts
Showing posts from March, 2023
- Get link
- X
- Other Apps
Cairan Minuman Isotonik dan Minuman Olahraga Cairan Isotonik Dalam pekerjaan kefarmasian, cairan isotonik biasa digunakan untuk membuat larutan infus atau obat suntik. Pemakaiannya tidak untuk diminum melainkan dimasukkan langsung (disuntikan) ke dalam pembuluh darah. Cairan yang langsung dimasukkan ke dalam pembuluh darah dipersyaratkan harus memiliki tonisitas atau kepekatan larutan yang sama dengan darah. Sebab jika kepekatan larutan yang masuk lebih encer maka sel-sel darah akan membengkak. Sedangkan bila kepekatan larutan yang masuk lebih pekat, maka sel-sel darah akan mengerut. Keseimbangan kepekatan larutan yang masuk dengan kepekatan cairan darah disebut isotonik....
- Get link
- X
- Other Apps
Tahukah Anda ? Keracunan Asam – Basa Pernahkan Anda menemui seseorang keracunan makanan/minuman yang bersifat asam/basa? Misalnya asam cuka, detergen, dan sabun. Apakah yang dapat Anda lakukan untuk memberikan pertolongan pertama? 1. Untuk keracunan asam kuat, pertolongan pertama yang sebaiknya diberikan kepada penderita adalah beri susu atau putih telur sebanyak-banyaknya untuk menetralisir sifat asam dari makanan /minuman yang tertelan. 2. Untuk penderita keracunan basa/alkali, berikanlah jus buah-buahan yang kental atau setengah liter (500 mL) campuran minyak goreng (atau mentega) dan air dengan perbandingan yang sama. 3. Kemudian, segeralah membawa penderita ke pusat pelayanan kesehatan terdekat karena penderita tersebut mungkin membutuhkan tindakan lainnya untuk mencegah timbulnya komplikasi. Sumber: http//tipskesehatan.blogdrive.co...