C.   Ion-Ion Poliatom

            Senyawa poliatomik atau senyawa terner adalah senyawa yang terdiri atas lebih dari dua jenis unsur. Senyawa poliatomik terbagi menjadi dua macam, yakni senyawa ion dan senyawa kovalen.

 a. Senyawa Poliatomik Ionik

            Senyawa poliatomik ionik terdiri atas kation (biasanya unsur logam), dan anion poliatomik.

 Tabel 7 Ion-Ion Poliatomik Dan Namanya

Rumus

Nama Ion

Contoh senyawa

NH4+

Amonium

NH4Cl

OH-

CN-

  NO2-

  NO3-

 ClO-

  ClO2-

  ClO3-

  ClO4-

  BrO3-

IO3-

    MnO4-

Hidroksida

                 Sianida

                 Nitrit

                 Nitrat

Hipoklorit

                 Klorit

                 Klorat

                 Perklorat

                 Bromat

                 Iodat

    Permanganat

NaOH

NaCN

 NaNO2

 NaNO3

                     KClO

KClO2

KClO3

KClO4

KbrO3

                     KIO3

                     KMnO4

CO32-

SO32-

SO42-

S2O32-

CrO42-

Cr2O72-

Karbonat

                  Sulfit

                  Sulfat

Tiosulfat

                  Kromat

Dikromat

Na2CO3

Na2SO3

Na2SO4

 Na2S2O3

K2CrO4

 K2Cr2O7

           PO33-

           PO43-

                Fosfit

                Fosfat

                  Na3PO3

                  Na3PO4

            Beberapa hal yang patut diperhatikan sebagai berikut.

1)        Kebanyakan ion poliatom bermuatan negatif. Hanya ion amonium (NH4+) yang bermuatan positif.

2)        Hanya OH-  dan CN- ion poliatom negatif yang berakhiran –ida. Pada umumnya ion poliatom negatif berakhiran –it  atau  –at. Ada beberapa ion yang berawalan hipo, per, di atau tio.

3)        Hampir semua ion poliatom negatif mengandung atom oksigen. Ion yang berakhiran –it mengandung atom oksigen lebih sedikit daripada  ion yang berakhiran –at.

            Senyawa poliatomik ionik dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni senyawa garam poliatom dan senyawa  basa.

 1) Senyawa Garam Poliatom

            Senyawa garam poliatom adalah senyawa garam yang terdiri atas kation dan anion yang merupakan ion poliatom. Yang dimaksud ion poliatom adalah ion yang tersusun atas lebih dari satu jenis atom atau unsur yang berbeda.

            Penamaan senyawa garam poliatom dilakukan dengan cara mengurutkan nama kation dan anionnya.

 Contoh:

NH4Cl   : amonium klorida

Na2CO3 : natrium klorida

KCN      : kalium sianida

              Ion poliatom negatif (anion) hampir sebagian besar mengandung atom oksigen. Oleh sebab itu, aturan penamaannya adalah ion yang mengandung atom oksigen lebih sedikit diberi akhiran –it, sedangkan yang lebih banyak diberi akhiran –at.

  Contoh:

Na2SO3  : natrium sulfit

Na2SO4  : natrium sulfat

AlPO3    : aluminium fosfit

AlPO4    : aluminium fosfat

Comments

Popular posts from this blog