III. Persamaan Reaksi
Persamaan reaksi kimia adalah
pernyataan yang ditulis dengan rumus kimia yang memberikan informasi identitas
dan kuantitas zat-zat yang terlibat dalam suatu perubahan kimia ataupun fisika.
Semua zat yang terlibat dalam reaksi yang di mana jumlahnya berkurang setelah
reaksi, disebut pereaksi (reaktan), ditempatkan di sebelah kiri tanda panah yang mengarah
ke kanan. Pada sebelah kanan tanda panah terdapat hasil reaksi (produk), yakni
semua zat yang dihasilkan dari reaksi.
Dalam
rumus kimia, terdapat indeks, yaitu angka yang ditulis dalam format subscript
(berukuran kecil dengan posisi agak ke bawah) pada sebelah kanan simbol unsur
atau kelompok atom unsur (gugus), yang menyatakan jumlah atom unsur atau
kelompok atom unsur. Contoh: Br2 menunjukkan terdapat 2 atom Br yang
saling berikatan; dan Fe(NO3)3 menunjukkan terdapat 1
atom Fe, 3 atom N, dan 9 atom O saling berikatan.
Dalam
persamaan reaksi, dikenal koefisien reaksi, yaitu bilangan yang berada di
sebelah kiri rumus kimia untuk mengalikan jumlah semua atom dalam rumus kimia tersebut. Contoh: 2SO3
menunjukkan terdapat 2 molekul SO3. Perbandingan
koefisien-koefisien reaksi menunjukkan perbandingan mol zat-zat yang bereaksi
dalam reaksi kimia tersebut. Pada setiap reaktan dan produk perlu dituliskan
wujud zatnya, seperti s yaitu padat (solid), l yaitu cair (liquid), g yaitu gas, atau aq yaitu larutan dengan pelarut air (aqueous) di dalam tanda kurung
di sebelah kanan rumus molekul masing-masing.
Penulisan
persamaan reaksi dapat mengikuti langkah-langkah sebagai berikut.
a.
Menuliskan persamaan reaksi dalam kata-kata
yang terdiri dari nama dan wujud zat dari semua pereaksi beserta hasil reaksi.
b.
Menerjemahkan persamaan kata-kata ke dalam
persamaan rumus kimia dari masing-masing zat berikut keterangan wujudnya; dan
c.
Menyetarakan persamaan dengan memberi
koefisien yang sesuai
Aluminium oksida direaksikan dengan larutan
asam klorida membentuk larutan aluminium klorida dan air.
Jawab
1.
Persamaan kata-kata: aluminium oksida padat + larutan asam klorida + air
2.
Persamaan rumus kimia: Al2O3(s) + HCl(aq) → AlCl3(aq) + H2O(l)
(belum setara)
3.
Persamaan reaksi setara: Al2O3(s) + 6HCl(aq)
→ 2AlCl3(aq) + H2O(l)
Persamaan
reaksi dikatakan setara, bila jumlah atom-atom zat-zat pereaksi (pada ruas
kiri) sama dengan zat-zat hasil reaksi (pada ruas kanan). Apabila jumlah atom
sebelum dan sesudah reaksi belum sama, maka perlu disetarakan dengan cara
membubuhkan koefisien reaksi, namun indeks tidak boleh diubah. Pengubahan
indeks akan mengubah rumus kimia zat menjadi zat lain, misalnya O2
(oksigen) jika diubah dapat menjadi O3 (ozon) yang merupakan dua zat
yang berbeda.
Contoh persamaan reaksi
koefiesien reaksi koefisien reaksi
reaktan produk
wujud zat
wujud zat wujud
zat
P4
berwujud padat dan 6Cl2 berwujud gas adalah pereaksi. 4PCl3
berwujud cair adalah hasil reaksi. Koefisien reaksi untuk masing-masing zat
yaitu 1 (tidak perlu ditulis), 6, dan 4 berurut dari kiri ke kanan.
Comments
Post a Comment