Efektifitas Distilasi.
Gambar 19 Hasil distilasi
Secara
teori, hasil distilasi dapat mencapai 100% dengan cara menurunkan tekanan
hingga 1/10 tekanan atmosfer. Dapat pula dengan menggunakan distilasi azeotrop
yang menggunakan penambahan pelarut organik dan dua distilasi tambahan, dan
dengan menggunakan penggunaan cornmeal yang dapat menyerap air baik dalam
bentuk cair atau uap pada kolom terakhir. Namun, secara praktek tidak ada
distilasi yang mencapai 100%.
6. Distilasi Skala Industri
Gambar 20 Distilasi skala industri
Umumnya
proses distilasi dalam skala industri dilakukan dalam menara, oleh karena itu
unit proses dari distilasi ini sering disebut sebagai menara
distilasi (MD). Menara distilasi biasanya berukuran 2-5 meter dalam
diameter dan tinggi berkisar antara 6-15 meter. Masukan dari menara distilasi
biasanya berupa cair jenuh, yaitu cairan yang dengan berkurang tekanan sedikit
saja sudah akan terbentuk uap dan memiliki dua arus keluaran, arus yang diatas
adalah arus yang lebih volatil (mudah menguap) dan arus bawah yang terdiri dari
komponen berat.
Menara
distilasi terbagi dalam 2 jenis kategori besar:
§ Menara
Distilasi tipe Stagewise, menara ini terdiri dari banyak piringan yang
memungkinkan kesetimbangan terbagi-bagi dalam setiap piringannya, dan
§ Menara
Distilasi tipe Continous, yang terdiri dari pengemasan dan kesetimbangan
cair-gasnya terjadi di sepanjangkolom menara.
v Contoh Destilasi Dalam
Kehidupan Sehari-hari.
1. Contoh destilasi :
Penyulingan minyak
Cara Kerja :
Proses
destilasi diawali dengan pemanasan, sehingga zat yang memiliki titik didih
lebih rendah akan menguap. Uap tersebut bergerak menuju kondenser yaitu
pendingin, proses pendinginan terjadi karena kita mengalirkan air kedalam
dinding (bagian luar condenser), sehingga uap yang dihasilkan akan kembali
cair. Proses ini berjalan terus menerus dan akhirnya kita dapat memisahkan
seluruh senyawa-senyawa yang ada dalam campuran homogen tersebut.
2. Contoh pemisahan campuran dengan cara destilasi, antara lain:
a)
Memperoleh bensin dari campuran antara air dan bensin,
b)
Memperoleh air murni dari campuran air yang sudah
terkotori zat padat yang larut didalamnya didalamnya.
Caranya yaitu :
Memperoleh air dari campuran air dan garam. Larutan garam yang dipanaskan akan
mendidih dan kemudian terjadi peristiwa penguapan. Penguapan yang terjadi
adalah air murni, sedangkan garam tertinggal di dalam ketel. Selanjutnya
terjadi proses pengembunan uap air murni melalui selang yang dimasukkan dalam
panci yang berisi air dingin. Panci berisi air dingin adalah untuk mempercepat
terjadinya proses pengembunan uap air murni tersebut. Setelah proses penguapan
dan pengembunan pada larutan garam selesai, maka akan dihasilkan air murni.
Kegiatan yang kamu lakukan merupakan gambaran bagaimana penduduk pantai
mengubah air laut yang asin menjadi air yang segar, sehingga dapat diminum.
Di
negara-negara Timur Tengah yang sumber air tawarnya sangat langka, penduduk
memperoleh air bersih dari hasil penyulingan air laut. Dengan teknologi tinggi
disebut flash distillation, tekanan diturunkan sedemikian rupa sehingga air
mendidih pada suhu 50 ℃. Proses ini cukup murah sebab hemat energi. Di Jeddah
Arabia, pabrik penyulingan air laut semacam ini memproduksi 32 juta liter air bersih perhari, dan
sebagian besar disalurkan ke kota suci Mekkah untuk keperluan para jemaah haji.
Cara
distilasi juga digunakan untuk memisahkan minyak bumi menjadi
komponen-komponennya. Minyak bumi yang baru diambil dari dalam tanah terdiri
atas campuran berbagai jenis cairan (bensin, minyak tanah, dan solar) serta
bagian yang padat. Masing-masing jenis cairan itu memiliki titik didih berbeda-beda, sehingga satu sama lain dapat dipisahkan
dengan cara distilasi.
Comments
Post a Comment