3. Kadar Zat Dalam Campuran
Tidak
seperti senyawa, jumlah komponen penyusun campuran sangatlah bervariasi.
Larutan yang pekat mengandung zat terlarut yang banyak, sedangkan larutan yang
encer mengandung sedikit zat terlarut. Komposisi suatu campuran biasanya
dinyatakan dalam persen (bagian per
seratus). Dalam ilmu kimia hal ini sering diartikan sebagai persen berat (massa),
kecuali jika dinyatakan lain. Jadi, campuran 5% gula berarti 5 gram gula dalam 100 gram campuran, atau 5 ton gula
dalam 100 ton campuran, dan sebagainya.
Kemajuan
ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan makin canggihnya alat pengukuran,
sehingga jumlah zat yang sekecil apa pun sudah dapat terdeteksi. Misalnya,
kadar gas helium di udara adalah 0,0005%. Agar kita tidak pusing oleh banyaknya
angka nol, maka digunakan satuan yang didasarkan atas jumlah campuran yang
lebih banyak, yaitu bagian per juta (bpj) atau part
per million (ppm).
1%
= 104 bpj (104 ppm) 1
bpj (1 ppm) = 10-4%
Vitamin-B
kompleks adalah campuran berbagai macam vitamin B.
Jika dalam 5 gram vitamin B-kompleks terkandung 50 mikrogram vitamin B-12,
hitunglah kadar vitaminB-12 dalam satuan bpj.
5 gram = 5.000.000 mikrogram
50
Kadar vitamin B-12 = ---------------- x 100%
5.000.000
= 0,001%
= 10
bpj
Contoh Soal 2
Suatu bijih mengandung 2000 bpj kalaveri, senyawa yang tersusun dari 40%
emas. Berapa ton bijih yang harus diolah agar diperoleh 1 kg emas murni?
Jawab
100 kg kalaverit mengandung 40 kg emas. Untuk
memperoleh 1 kg emas diperlukan kalaverit
100
40
Oleh karena bijihnya hanya mengandung 2000
bpj atau 0,2% kalaverit, maka bijih yang harus
tersedia 100
= -------- x 2,5 kg
0,2
= 1250 kg
=1, 25 ton
= 1,25 ton
Comments
Post a Comment