2. Larutan
Larutan ialah campuran
homogen antara dua atau lebih zat. Suatu campuran dikatakan homogen apabila
komponen-komponennya tidak dapat dibedakan satu dengan yang lainnya. Misalnya,
larutan gula dalam air. Meskipun gula tidak kelihatan, seluruh bagian air
terasa manis, sebagai bukti bahwa gula dan air bercampur secara homogen.
Lain
halnya jika minyak tanah dicampurkan ke dalam air. Kedua cairan ini tidak
bercampur secara homogen, sebab mata kita dapat membedakan masing-msing
komponen campuran tersebut. Antara minyak tanah dan air terdapat bidang batas
yang jelas, dan campuran semacam ini disebut campuran heterogen,
yang tidak dapat digolongkan sebagai larutan.
Suatu larutan tersusun dari komponen pelarut (yang jumlahnya lebih banyak) serta komponen zat terlarut (yang jumlahnya lebih
sedikit).
Larutan
memainkan peranan penting dalam berbagai proses yang berlangsung di sekitar
kita. Cairan tubuh kita merupakan larutan dari beraneka ragam senyawa. Zat-zat
makanan, sebelum disebarkan oleh darah ke seluruh tubuh, diubah dahulu menjadi
zat-zat yang mudah larut. Tumbuhan mengambil makanan dan mineral dari tanah
dalam bentuk larutan. Air laut tiada lain merupakan larutan berbagai mineral
yang berasal dari kulit bumi atau sungai. Di laboratorium dan di bidang
industri, sebagian besar zat-zat dilarutkan terlebih dahulu sebelum digunakan
dalam reaksi-reaksi kimia.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi kelarutan suatu zat, antara lain adalah tekanan dan suhu.
Kelarutan zat padat dan cairan tidak terpengaruh banyak oleh tekanan, sedangkan
kelarutan gas-gas akan bertambah apabila tekanan diperbesar. Pada industri soft drink, minuman bersoda dimasukan ke
botol-botol dengan tekanan lebih besar dari 1 atm. Ketika nanti tutup botol
dibuka, tekanan berkurang, sehingga gas karbon dioksida menggelembung keluar dari
larutan.
Kelarutan
suatu zat padat akan bertambah apabila suhu dinaikan. Oleh sebab itu kita
membuat minuman susu atau kopi dengan air panas. Sebaliknya, kelarutan suatu
gas justru berkurang apabila suhu dinaikkan. Jika kita memanaskan air, oksigen
yang terlarut akan segera lolos ke udara. Ikan tidak mungkin bertahan hidup
dalam air yang sudah dimasak.
Comments
Post a Comment