SIFAT KOLIGATIF NON ELEKTROLIT
Pembentukan suatu larutan tidak menimbulkan pengaruh
terhadap sifat-sifat kimia zat-zat
penyusun larutan tersebut. Air suling (air murni) dan air sumur (air yang
mengandung zat terlarut) memperlihatkan reaksi yang sama jika, misalnya,
direaksikan dengan logam natrium.
Akan tetapi, sifat-sifat fisis suatu zat sering berubah tatkala zat itu menjadi komponen
larutan. Pada suhu – 20 °C air murni pasti membeku, sedangkan air yang dicampur
dengan etilen glikol ( zat anti beku, “antifreese”
untuk radiator kendaraan) akan tetap
cair pada suhu serendah itu.
Sifat koligatif larutan adalah sifat-sifat fisis yang
hanya ditentukan oleh jumlah partikel zat
terlarut, dan tidak bergantung pada jenis zat terlarut. Ada empat jenis
sifat koligatif larutan, yaitu:
1.
penurunan tekanan uap (ΔP)
2. penurunan titik beku (ΔTf)
3. kenaikan titik didih (ΔTb)
4.
tekanan osmosis (π)
Larutan-larutan yang mengandung jumlah partikel zat
terlarut yang sama, akan memperlihatkan harga ΔP , ΔTf , ΔTb , dan π yang sama,
meskipun jenis zat yang dilarutkan pada masing-masing larutan itu berbeda-beda.
Makin banyak jumlah partikel zat terlarut, makin besar harga ΔP , ΔTf
, ΔTb , dan π.
Comments
Post a Comment