Senyawa
Sebagaimana halnya kombinasi dari
beberapa huruf akan menghasilkan kata,
maka kombinasi dari beberapa unsur akan menghasilkan senyawa. Senyawa ialah zat-zat yang terbentuk dari
unsur-unsur melalui reaksi kimia. Jenis senyawa jauh lebih banyak daripada
jenis unsur. Sebagai analogi, dari 26 huruf dapat dibentuk kata dan kalimat
yang tidak terhingga jumlahnya. Demikian pula dari 114 jenis unsur dapat
dibentuk berjuta-juta senyawa.
Sifat-sifat
suatu senyawa sangat berbeda dengan
sifat-sifat pembentuknya. Marilah kita perhatikan beberapa contoh berikut ini.
a. Air adalah
senyawa yang terbentuk dari unsur-unsur hidrogen dan oksigen. Akan tetapi sifat air tidaklah sama dengan
sifat hidrogen dan oksigen. Air berwujud cair pada suhu biasa, sedangkan
hidrogen dan oksigen berwujud gas. Gas hidrogen sangat mudah terbakar,
sedangkan air mustahil terbakar. Nyala api bertambah besar jika diberi gas
oksigen, namun sebaliknya akan mati jika diberi air.
b. Logam natrium sangat berbahaya jika tertelan manusia,
sebab dapat meledak ketika bersentuhan dengan air ludah. Demikian pula gas klorin
dapat menyebabkan pingsan jika diisap terlalu banyak. Akan tetapi, natrium dan
klorin dapat bereaksi membentuk senyawa natrium klorida (garam dapur) yang melezatkan makanan dan
sangat diperlukan tubuh kita.
Hukum Perbandingan Tetap
Pada tahun 1799, Joseph Louis Proust (1754-1826), ilmuwan Perancis yang menetap di Madrid,
mempublikasikan hasil penelitiannya mengenai reaksi hidrogen dan oksigen
untuk membentuk air, sebagai berikut.
Tabel 1 Perbandingan Masa Zat-zat Sebelum Dan Sesudah Reaksi
|
Zat-zat Sebelum Reaksi |
Zat-zat Sesudah Reaksi |
||
|
Hidrogen
yang dicampurkan |
Oksigen
yang dicampurkan |
Air
yang dihasilkan |
Sisa
unsur yang tidak bereaksi |
|
1
gram 2
gram 3
gram 3
gram 3
gram |
8
gram 16
gram 16
gram 24
gram 30
gram |
9
gram 18
gram 18
gram 27
gram 27
gram |
Tak ada sisa
Tak ada sisa 1
gram hidrogen
Tak ada sisa 6
gram oksigen |
Dari
eksperimen Proust di atas, dapat ditarik kesimpulan, sebagai berikut.
1. Air selalu tersusun dari hidrogen dan
oksigen dalam perbandingan berat 1 : 8.
2. Jika hidrogen dan oksigen dicampurkan
dalam perbandingan selain 1 : 8, maka
ada unsur
yang tersisa (tidak habis).
3. Jumlah massa zat-zat sebelum dan sesudah
reaksi tetap sama, sesuai dengan Hukum Kekalan Massa.
Proust
juga meneliti beberapa senyawa yang lain, dan memperoleh kesimpulan yang sama,
yaitu perbandingan berat unsur-unsur
yang menyusun suatu senyawa tidak pernah berubah.
Dengan perkataan lain, unsur-unsur ketika membentuk senyawa selalu bereaksi
dalam perbandingan berat yang tetap.
Proust menemukan bahwa bijih azurit selalu tersusun dari 56% berat tembaga, 37%
berat oksigen, dan 7% berat karbon.
Sama
seperti Lavoisier, Proust juga seorang bangsawan. Ketika revolusi Perancis
meletus, 1789, ia mengungsi ke Madrid. Tatkala Napoleon Bonarpate menduduki
Spanyol tahun 1808, kekayaan Proust disita dan laboratoriumnya dihancurkan,
sehingga ilmuwan itu jatuh miskin. Akan tetapi nama Proust tetap dikenang dalam
ilmu kimia sebagai penerus Hukum Perbandingan Tetap.
Perbandingan berat (massa) unsur-unsur yang menyusun
suatu senyawa selalu tetap (tidak pernah berubah).
Comments
Post a Comment