C. Campuran

            Jika beberapa zat bergabung tanpa melalui reaksi kimia, maka gabungan zat-zat itu disebut campuran. Dalam kehidupan sehari-hari, kita banyak menjumpai contoh-contoh campuran misalnya: tanah, udara, makanan, dan air laut.

            Perbedaan antara campuran dan senyawa dirangkum dalam tabel di bawah ini  

 Tabel 2 Perbedaan antara Campuran dan Senyawa

Campuran

Senyawa

1. Campuran terbentuk tanpa melalui reaksi kimia.

2. Perbandingan komponen yang menyusun campuran tidak tertentu dan dapat sembarang.

3. Komponen-komponen campuran tetap memiliki sifat masing-masing.

4. Campuran dapat dipisahkan menjadi komponen-komponennya dengan cara-cara fisis.

1. Senyawa terbentuk melalui reaksi kimia.

2. Perbandingan komponen yang menyusun senyawa selalu tertentu dan tetap.

 

3.Komponen-komponen senyawa kehilangan sifatnya semula.

4. Senyawa tidak dapat dipisahkan menjadi komponen-komponennya dengan cara-cara fisis, melainkan harus dengan reaksi kimia.

 

            Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah perbedaan antara campuran besi-belerang dan senyawa besi-belerang, sebagaimana diuraikan berikut ini.

            Kita dapat mencampurkan serbuk besi dan serbuk belerang dalam sembarang perbandingan yang kita kehendaki. Meskipun bercampur, kedua unsur tetap mempertahankan sifat masing-masing.

a)    Sebuah magnet yang dilewatkan melalui campuran itu akan menarik serbuk besi, tetapi tidak dapat menarik serbuk belerang.

b)   Jika campuran itu dimasukkan ke dalam air dalam tabung reaksi, serbuk besi tenggelam ke dasar tabung (massa jenisnya besar), sedangkan belerang, mengambang di permukaan (massa jenisnya kecil).

c)    Jika campuran itu dimasukkan ke dalam larutan asam klorida, besi akan bereaksi dengan asam klorida menghasilkan gas hidrogen. Adapun belerang tidak bereaksi dan jumlahnya tidak berkurang.

Sekarang marilah kita mencampurkan serbuk besi dan serbuk belerang dalam perbandingan berat 7 : 4, lalu campuran ini kita panaskan. Kedua unsur akan bereaksi membentuk  senyawa  yang bernama besi sulfida. Zat baru tersebut memperlihatkan sifat-sifat yang berbeda dari sifat besi dan belerang, antara lain sebagai berikut ini.

a)    Senyawa tidak tertarik oleh magnet

b)   Dalam air, senyawa ini tenggelam ke dasar wadah, tidak terjadi pemisahan besi dan belerang.

c)    Senyawa ini bereaksi dengan asam klorida, menghasilkan gas hidrogen sulfida, bukan gas hidrogen.

 

Comments

Popular posts from this blog