Mata Pelajaran       : Kimia

Kelas                      : X

Pengasuh                : Munawar, S.Pd

Latihan Tahap        : I

 

1.    Manakah peristiwa berikut yang merupakan perubahan kimia?

A.    belerang melebur                                              D.  lilin meleleh

B.     salju mencair                                                    E.  Bensin menguap

C.     apel membusuk

 

Pembahasan

-          belerang melebur, jika dipanaskan pada suhu tinggi ia akan melebur, tapi jika suhunya dingin ia akan seperti semula.

-          Salju mencair, asalnya juga tetap air. Jika air dipanaskan ia akan mencair, jika didinginkan ia akan membeku.

-          Lilin meleleh, jika dipanaskan, tetapi jika dinginkan ia akan seperti lilin kembali.

-          Bensin menguap karena perubahan dari cair menjadi gas, dan bisa kembali sebaliknya.

-          Apel membusuk, karena ia bereaksi dengan zat-zat kimia, sehingga membusuk dan tidak dapat kembali lag menjadi apel segar. Jawabanya adalah C.

 

2.    Perubahan materi di bawah ini yang bukan perubahan kimia adalah......

A.  besi berkarat                                                       D.   makanan dicerna

B.  kayu terbakar                                                      E.   iodium menyublim

C.    petasan meledak

 

Pembahasana:

Kayu terbakar, besi berkarat, petasan meledak, dan makanan dicerna, merupakan contoh daripada perubahan kimia, karena tidak bisa kembali lagi ke zat asalnya. Sedangkan iodium menyublim termasuk perubahan fisika karena peristiwa menyublim adalah perubahan dari padat ke gas, dan dari gas bisa kembali kepadat. Jadi jawabannya adalah E.

 

3.     

                        


    

 

 

Gambar di atas merupakan teori atom dari

A.    Teori atom Dalton                                              D.   Teori atom Rutherford-Bohr

B.     Teori atom Rutherford                                    E.   Teori atom Maxwell

C.     Teori atom Thomson

 

Pembahasan

Teori atom Rutherford, karena pada percobaannya dengan dua muridnya yang bernama Hans Geiger dan Ernest Marsden melakukan serangkaian eksperimen untuk mengetahui struktur atom. Eksperimen itu mereka lakukan dengan menembakkan partikel alfa berenergi tinggi pada lempeng logam tipis, dalam percobannya tersebut berhasil menemukakan adanya inti atom, akibat sinar partikel alfa yang ditembakkan ada yang diteruskan, berbelok, dan ada juga yang memantul. Secara sederhana, teori atom Rutherford dapat dijelaskan sebagai berikut.

a.    Sebagian besar atom terdiri atas ruang hampa. Hal itu didasarkan pada hasil eksperimennya, yaitu sebagian besar partikel alfa diteruskan ketika dilewatkan pada lempeng emas tipis.

b.    Partikel yang mengalami pembelokan adalah partikel alfa yang mendekati inti atom. Hal itu disebabkan keduanya bermuatan positif.

c.       Partikel yang dipantulkan adalah partikel alfa yang menabrak inti atom

Jadi jawabannya adalah B

 

4.    Penemu daripada neutron adalah

A.    J. Chadwick                                                      D.   Eugen Goldstein

B.     Thomson                                                            E.   Marsden

C.     Geiger

 

Pembahasan

Penemuan neutron tidak terlepas dari percobaan Geiger, Marsden, dan Ernest Rutherford, yaitu percobaan dengan menembakkan alfa  (partikel bermuatan positif) pada lempeng emas tipis. Pada percobaan tersebut sebagian besar partikel alfa diteruskan, dan sebagian kecil lainnya dibelokkan dan dipantulkan.

Menurut Rutherford, partikel alfa tersebut diteruskan karena mengenai ruang kosong pada atom-atom emas, sehingga sebagian besar atom merupakan ruang kosong. Sementara itu, partikel alfa yang dibelokkan adalah partikel alfa yang menyinggung inti dan partikel alfa yang dipantulkan merupakan partikel alfa yang menumbuk inti secara tepat dan mengalami gaya tolak (gaya Coulomb). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kira-kira setengah dari massa inti atom berasal dari massa proton. Jika demikian, harus ada partikel lain yang tidak bermuatan yang bermassa hampir sama dengan massa proton.

Rutherford berhasil mengukur (menghitung) massa inti atom yang kira-kira dua kali dari massa proton dalam inti. Sehingga, menurut Rutherford harus ada partikel di dalam inti atom dan partikel tersebut tidak bermuatan. Baru pada tahun 1932, J. Chadwick menemukan  neutron dari penembakan berilium menggunakan partikel-partikel alfa, dan kemudian neutron ini diketahui sebagai partikel penyusun inti atom. Neutron merupakan partikel tak bermuatan yang mempunyai massa kira-kira 1,6 x 10-27 kg. Jawabannya adalah A.

5.    Dari lambang atom Ne (A = 20 dan Z = 10) dan Na (A= 23 dan Z = 11) dapatlah diketahui bahwa atom Ne dan ion Na+ mempunyai kesamaan dengan.............

A.    jumlah proton                                                    D.   nomor atom

B.     jumlah elektron                                                  E.   Massa atom

C.     jumlah neutron

 

Pembahasan 

  Ne (A= 20, Z = 10)

     Memiliki A = 20 dan Z = 10, sehingga memiliki

-          jumlah proton = 10

-          jumlah elektron = 10

-          jumlah neutron = A – Z

                       = 20 – 10

                       = 10

 

Na (A = 23, Z = 11)     memiliki A = 23 dan Z = 11. Jadi ion Na+ memiliki

-          jumlah proton = 11

-          jumlah elektron = 11 – (+1)

                        = 11 – 1

                        = 10

-          jumlah neutron = A – Z

                       = 23 – 11

                       = 12

      Dari pembahasan di atas didapatkan baik Ne maupun ion Na+, memiliki kesamaan dalam jumlah elektron, yaitu sama-sama 10. Jadi jawabannya adalah B.

 

6.    Hal berikut yang tidak perlu diperhatikan dalam penulisan konfigurasi elektron adalah…

A.             prinsip Aufbau                                                 D.  massa atom

B.     nomor atom                                                      E.  asas Pauli

C.     aturan Hund

 

Pembahasan

Massa atom, karena massa atom hanya digunakan untuk menghitung mol dan massa. Jadi jawabannya adalah D.

Comments

Popular posts from this blog