4.
Nafta (Titik Didih 80 Sampai Dengan 170 Derajat Selsius)
Gambar 2.9 Nafta
Dalam Botol
Nama lain
nafta adalah bensin berat. Nafta merupakan hasil olahan yang
dalam pemanfaatanya berguna sebagai bahan baku berbagai macam industri
petrokimia. Yakni industri yang memproduksi plastik, karet sintesis, deterjen,
obat, cat, serat sintesis, kosmetik, dan zat aditif.
Nafta digunakan sebagai
zat aditif pada bensin dan sebagai bahan baku pada proses pembuatan etilena dan
senyawa-senyawa aromatik. Nafta dikenal sebagai bensin berat yang apabila
dicampur minyak gas ringan dapat dipakai sebagai bahan bakar jet. Sebagai bahan baku, nafta harus diolah pada tahap
kedua. Biasanya, nafta digunakan sebagai bahan baku pembuat plastik, pelarut,
karet, dan industri petrokimia lainnya. Nafta juga digunakan sebagai bahan baku
produksi komponen bensin oktan tinggi seperti pertamax.
5. Kerosin Dan Avtur (Titik Didih 180 Sampai Dengan 250 Derajat Selsius)
Gambar 2.10 Minyak Tanah Dituangkan kedalam Drum
Pernahkah anda mendengar istilah kerosin? Kerosin dalam bahasa Indonesia
telah dikenal luas sebagai Minyak Tanah merupakan hasil olahan minyak bumi yang
memiliki titik didih lebih tinggi dari bensin dan nafta. Dalam bahasa Jawa sendiri, kerosin banyak dikenal
sebagai lenga
mambu atau lenga gas. Minyak tanah telah menjadi bagian kehidupan
manusia jauh sebelum listrik ditemukan. Kerosin adalah produk bahan bakar
minyak yang dekat dengan kehidupan manusia sejak era-era pertengahan abad 19.
Berbeda dengan bahan bakar minyak lainya. Kerosin jauh lebih dekat dengan kehidupan
sehari-hari manusia. Pada pertengahan abad 19, kerosin banyak digunakan sebagai
bahan bakar lampu penerangan rumah, jalan, sampai minyak sebagai penyala kompor
minyak dengan sumbu. Dalam
kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama minyak tanah. Kerosin banyak
digunakan sebagai penerangan dan bahan bakar kompor dalam rumah tangga.
Penggunaan lainnya sebagai bahan bakar mesin pesawat terbang jenis tertentu
dengan nama avtur (aviation turbine).
A.
Apa itu Minyak Tanah?
Minyak tanah adalah nama lain dari kerosin. Selain
kerosin, istilah populer lainnya juga disebut parafin. Minyak tanah adalah cairan hidrokarbon yang tak
berwarna dan mudah terbakar destilasi fraksional dari minyak bumi dengan suhu 150 °C sampai 275 °C. (rantai
karbon dari C12 sampai C15). Kerosin adalah produk destilasi berupa minyak tanpa warna, sejernih air putih
pada umumnya. (rantai
karbon dari C12 sampai C15). Pada
suatu waktu dia banyak digunakan dalam lampu minyak tanah tetapi sekarang utamanya digunakan sebagai bahan bakar mesin jet (lebih
teknikal Avtur, Jet-A, Jet-B, JP-4 atau JP-8).
Sebuah bentuk dari minyak tanah dikenal sebagai RP-1 dibakar dengan oksigen cair sebagai bahan bakar roket.
Nama kerosene diturunkan dari bahasa Yunani keros (κερωσ, malam).
Biasanya, minyak tanah didistilasi
langsung dari minyak mentah membutuhkan perawatan khusus, dalam sebuah
unit Merox atau hidrotreater, untuk mengurangi kadar belerang dan pengaratannya. Minyak
tanah dapat juga diproduksi oleh hidrocracker, yang digunakan untuk memperbaiki kualitas bagian
dari minyak mentah yang akan bagus untuk bahan bakar
minyak.
Penggunaannya sebagai bahan bakar
untuk memasak terbatas di negara berkembang, setelah
melalui proses penyulingan seperlunya dan masih tidak murni dan bahkan memilki
pengotor (debris).
Pada zaman
dahulu, minyak tanah dekat dengan manusia sebagai bahan bakar lampu minyak dan
kompor minyak. Namun, pada saat ini pemanfaatan kerosin telah berkembang dan
digunakan sebagai bahan bakar mesin jet, atau yang di kemudian dikenal sebagai
avtur.
B.
Keunggulan Minyak Tanah
Kejernihan minyak tanah dan tingkat
bakar yang mudah dengan harga yang murah, membuat kerosin begitu dekat sebagai
bahan bakar penerangan dan kompor gas untuk memasak masakan di masyarakat
Indonesia. Lebih lanjut terkait kegunaan kerosin, berikut penjelasan dari pemanfaatan-nya:
1. Bahan Bakar
Kerosin tidak
lepas dari kegunaanya sebagai bahan bakar. Berikut kegunaan minyak tanah
sebagai bahan bakar adalah:
a.
Penerangan
Gambar 2.11 Minyak
Tanah Digunakan Sebagai Penerang Sebelum Di Temukan Listrik
Seperti yang
telah disebutkan di bagian atas, kerosin pada era pertengahan abad 19 dijadikan
sebagai bahan bakar lampu minyak sebagai penerangan sebelum ditemukannya
listrik pada saat itu.
b.
Memasak
Gambar 2.12 Minyak Tanah Digunakan Sebagai Bahan
Untuk Memasak
Setelah manusia
berhenti menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar memasak, manusia
menggunakan kemudian menggunakan minyak mentah sebagai pemantik upaya untuk
memanaskan alat masak dan memasak. Hal ini merupakan adaptasi dari penggunaan
minyak mentah sebagai bahan bakar lampu penerangan pada saat itu. Namun, lambat
laun penggunaan kerosin sebagai bahan bakar memasak telah tergantikan. Saat
ini, masyarakat menggunakan gas elpiji sebagai bahan bakar memasak.
Lebih lanjut,
menurut sebuah penelitian, kerosin sebagai bahan bakar memasak ternyata
merupakan hal yang seharusnya dihindari. Dikarenakan hasil pembakaran dari
kerosin menghasilkan gas berbahaya seperti karbon monoksida (CO), nitrat oksida
(NOx), dan sulfur dioksida (SO2). Penelitian soal emisi kerosin tersebut
menyebutkan bahwa emisi gas dari
pembakaran minyak tanah dapat merusak fungsi paru-paru sampai meningkatkan resiko penyakit
menular seperti TBC, asma, dan kanker kritis.
c.
Bahan
Bakar Kendaraan
Gambar 2.13 Seorang Pekerja Sedang Mengisi Minyak Kerosin Dalam Bentuk Avtur Kedalam Tangki Pesawat Terbang
Setelah
dilarang dan tidak digunakan lagi sebagai bahan bakar lampu penerangan dan
kompor minyak, kerosin saat ini telah berkembang menjadi avtur yang digunakan
sebagai bahan bakar pesawat sampai jet.
d.
Kegunaan
Lainnya
Di Indonesia, minyak tanah digunakan untuk mengusir koloni serangga sosial,
seperti semut, atau mengusir kecoa. Selain itu, beberapa pembasmi serangga bermerek juga
menggunakan minyak tanah sebagai komponennya.
2. Bahan Kimia
Dalam
kristalografi sinar-X, kerosin dapat digunakan untuk menyimpan kristal. Ketika
kristal terhidrasi tertinggal di udara, dehidrasi dapat terjadi secara
perlahan. Hal ini membuat warna kristal menjadi kusam. Minyak tanah dapat
menjauhkan udara dari kristal.
Ini juga dapat
digunakan untuk mencegah pelarutan kembali udara dalam cairan mendidih, dan
untuk menyimpan logam alkali seperti kalium, natrium, dan rubidium (dengan
pengecualian lithium, yang kurang padat daripada kerosin, menyebabkannya
mengapung).
C.
Kesimpulan
§
Minyak
tanah adalah cairan hidrokarbon hasil fraksional destilasi dari minyak bumi
dengan suhu 150 °C dan 275 °C. Kerosin adalah produk destilasi berupa minyak
tanpa warna, sejernih air putih pada umumnya.
§
Pada
kehidupan sehari-hari, zaman dahulu kerosin sering digunakan sebagai bahan
bakar lampu penerangan sampai bahan bakar kompor sebagai alat memasak. Namun,
pada saat ini kegunaan kerosin telah dialih fungsikan sebagai bahan bakar
pesawat sampai jet.
§
Di
pulau Sumatra dan Jawa harga minyak tanah non-subsidi saat ini rata-rata
dibandrol dengan kisaran harga 11,220 sampai 11,330 per liter. Sedangkan untuk
daerah pulau Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, sampai Papua harga minyak
non-subsidi saat ini rata-rata dibandrol dengan kisaran harga 11,330 sampai
11,770 per liter.
PT. Megah
Anugerah Energi sebagai distributor resmi pertamina berkomitmen dalam membantu
Pertamina menyalurkan kebutuhan bahan bakar alternatif, pengganti kerosin untuk
mesin kendaraan dan mesin-mesin industri di seluruh Indonesia. Bahan bakar yang
menjadi visi distribusi kami adalah biosolar B30 dan Marine Fuel Oil.
Gambar 2.14 Asap Pembakaran Di Pabrik Yang
Menyebabkan Emisi Pemanasan Global
Referensi:
- Pengertian, Kegunaan, Dan Harga Minyak Tanah. Tersedia di https://solarindustri.com. Tanggal akses 19 - 09 - 2022. Jam 11 : 55 WIB.
- Minyak Tanah. Tersedia di https://id.wikipedia.org. Tanggal akses 19 - 09 - 2022. Jam 12 : 00 WIB
Comments
Post a Comment