A. Penghitungan Sifat Koligatif Larutan
Larutan terdiri atas pelarut dan zat terlarut. Satuan
konsentrasi larutan yang digunakan untuk mempelajari sifat koligatif larutan
adalah molaritas, molalitas, dan fraksi mol. Molaritas telah Anda pelajari di
kelas XI. Molaritas adalah jumlah mol suatu
zat yang terlarut dalam 1 L larutan. Molaritas dinyatakan dengan satuan mol/L dan diberi simbol M.
|
mol zat
terlarut molaritas (M) = ----------------------- volume larutan |
1. Kemolalan Dan Fraksi Mol
a. Kemolalan
Kemolalan atau molalitas adalah banyaknya mol
zat terlarut dalam 1 kg pelarut. Kemolalan dinotasikan dengan m.
|
mol zat terlarut m = -------------------------------- massa zat pelarut (kg) |
Persamaan
ini dapat dijabarkan sebagai berikut.
|
g 1000 m = ------- x ---------- Mr p |
Ket: m = molalitas (m)
g = massa zat terlarut (g)
p
= massa zat pelarut (g)
Contoh Soal 1.1
1. Berapakah molalitas NaOH yang dibuat dengan cara
melarutkan 4 g NaOH dalam 500 g akuades? (Mr
NaOH = 40).
Jawab
Dik:
g (NaOH) = 4 g
p = 500 g
Mr NaOH = 40
Dit:
m =
...................................?
Persamaan molalitas adalah
Mol
kg pelarut
Kita hitung terlebih dahulu mol NaOH
massa (NaOH)
MrNaOH
= ------------------
40 g.mol-1
= 0,1 mol
1 kg = 1000 g
1 kg
= ------------ kg
1000
Jadi massa
pelarut adalah 0,5 kg
mol
massa pelarut (kg)
0,5 kg
Keterangan: Warna biru yang ditebalkan, maksudnya adalah sesuatu yang dicoret, karena sama.
Comments
Post a Comment