Pembahasan Soal Kimia
Tahap B
1. Campuran homogen adalah campuran antara
dua macam zat atau lebih, campuran homogen ini disebut juga
dengan....................
A. senyawa D. larutan
B. campuran E. penyaringan
C. distilasi
Pembahasan
Campuran homogen disebut juga dengan campuran yang telah menyatu antara zat
pelarut dengan zat terlarut atau dengan kata lain antara zat pelarut dengan zat
terlarut sudah tidak dapat dibedakan lagi. Karena tidak dapat dibedakan lagi antara
zat pelarut dengan zat terlarut, campuran homogen disebut juga dengan larutan.
Jawaban D
2. Kelompok senyawa berikut ini yang semuanya
berikatan ion kecuali adalah.......
A.
NaCl, H2O, BaCl2 D. HCl, KCl, H2O
B.
MgCl2, K2S, MgO E. Cu(OH)2, HBr, NaCl
C.
CO2, H2O, NH3
Pembahasan
NaCl → Na+ + Cl-
H2O → 2H+ + O2-
BaCl2 → Ba2+ + 2Cl-
MgCl2 → Mg2+ + 2Cl-
K2S → 2K+ + S2-
MgO → Mg2+ + O2-
CO2 →
NH3 →
HCl → H+ + Cl-
KCl → K+ + Cl-
Cu(OH)2 → Cu2+ + 2OH-
HBr → H+ + Br-
Karena CO2 dan NH3 sama-sama tidak bisa terionisasi,
walaupun ada H2O dalam CO2 dan NH3.
Jawaban C
3.
Yang tidak termasuk minyak bumi
adalah…………………………..
A.
minyak tanah D. nafta
B.
solar E. minyak atsiri
C.
bensin
Pembahasan
Minyak
atsiri, karena minyak atsiri bukan bahagian dari komponen minyak bumi.
Jawaban E
4.
Logam pencemaran udara yang dihasilkan dari pembakaran bensin adalah……..
A.
Sn D. Pb
B.
Ni E. Hg
C. Fe
Pembahasan
Untuk
meningkatkan mutu bensin dilakukan dengan cara menambahkan bahan aditif yang
dikenal dengan TEL (tetra ethyl lead)
atau timbal tetra etil. Rumus
kimia TEL adalah Pb(C2H5)4, suatu zat yang mampu
mempercepat pembakaran bensin agar efisiensinya maksimum. Penambahan TEL dapat
menaikkan angka oktan 80 – 90%. Misalnya, bensin premium memiliki angka oktan
88, artinya mutu bahan bakar tersebut sama dengan campuran 88% isooktana dan
12% n-heptana.
Penggunaan
TEL dapat menaikkan mutu bensin. Akan tetapi, juga menghasilkan gas buang atau
debu PbBr2 yang mencemari lingkungan. Knalpot kendaraan bermotor
akan membuang debu-debu timbal (Pb) ke udara.
Jawaban D
5.
Istilah senyawa organik dan anorganik diusulkan oleh................
A. Karl Wihelm Scheele D. Lavoisier
B. Jons Jacob Berzelius E. Dalton
C.
Friedrich Wohler
Pembahasan
Istilah senyawa
organik dan anorganik diusulkan pertama kali oleh Karl Wihelm Scheele
Jawaban A
6.
Ilmuwan yang menyampaikan “teori hidup” tidak selamanya harus berasal dari
hidup, tetapi dapat juga dibuat di laboratorium adalah....................
A. Lavoisier D. Karl Wihelm Scheele
B. Friedrich Wohler E. Dalton
C. Jons Jacob Berzelius
Pembahasan
Ternyata teori “daya hidup” itu tidak
bertahan lama, dan akhirnya ditumbangkan oleh muridnya sendiri Berzelius , Friedrich Wohler
(1800 – 1882) dari Jerman. Pada tahun 1827, Wohler mereaksikan perak sianat
dengan ammonium klorida untuk membuat ammonium sianat.
AgOCN + NH4Cl
→ NH4OCN + AgCl
Ketika Wohler menguapkan pelarut air
untuk memperoleh kristal padat ammonium sianat, ternyata pemanasan yang terlalu
lama menyebabkan ammonium sianat berubah menjadi urea!
NH4OCN T (NH2)2CO
→
Penemuan Wohler itu menggemparkan dunia
ilmu kimia, sebab urea (senyawa organik) dapat dibuat dari ammonium sianat
(senyawa anorganik), atau sebagaimana bunyi surat Wohler kepada Berzelius tertanggal
22 Febuari 1828: “Saya mampu membuat
urea dalam tabung reaksi kimia tanpa bantuan ginjal hewan atau manusia”. Sejak saat itu banyak senyawa organik yang
diproduksi di laboratorium, bahkan para ahli kimia mampu mensintesis senyawa –
senyawa organik yang baru.
Jawaban B
7. Pada senyawa manakah atom mangan mempunyai
bilangan oksidasi paling tinggi?
A. MnO2 D. KMnO4
B. K2MnO4 E. Mn2O3
C. MnSO4
Pembahasan
A. MnO2
MnO2 = 0
Mn.
2(-2) = 0
Mn
. -4 = 0
Mn
= +4
B.
K2MnO4
K2MnO4 = 0
2
(+1) . Mn . 4(-2) = 0
+2
. Mn . -8 = 0
Mn = +8 – 2
Mn = +6
C.
MnSO4
MnSO4
= 0
Mn . 1(-2) . 4(-2) = 0
Mn
. -2.-8 = 0
Mn
= +2+8
Mn = +10
D. KMnO4
KMnO4 = 0
1(+1)
. Mn. 4(-2) = 0
+1.
Mn. -8 = 0
Mn = +8-1
Mn
= +7
E.
Mn2O3
Mn2O3
= 0
Mn2.
3(-2) = 0
Mn2
. -6 = 0
Mn2
= +6
Mn
= +6/2
Mn = +3
Jawaban C
Comments
Post a Comment