Ikatan Kovalen
Ikatan
kovalen adalah ikatan yang terjadi karena penggunaan pasangan
elektron bersama. Pasangan elektron ini berasal dari kedua atom yang berikatan.
Ikatan kovalen cenderung terjadi pada atom nonlogam. Dengan kata lain, kedua
atom menggunakan elektron bersama untuk mencapai konfigurasi gas mulia. Untuk menggambarkan bagaimana ikatan
kovalen terjadi digunakan rumus titik elektron (struktur Lewis). Rumus ini
dapat menggambarkan peranan elektron valensi dalam mengadakan ikatan.
Rumus Lewis merupakan tanda
atom yang di sekelilingnya terdapat titik, silang atau bulatan kecil yang
menggambarkan elektron valensi atom yang bersangkutan.
1H: 1 (elektron valensi 1)
dilambangkan dengan H.
3Li: 2, 1 (elektron valensi 1)
4Be: 2, 2 (elektron valensi 2)
5B: 2, 3 (elektron valensi 3)
6C: 2, 4 (elektron valensi 4)
7 N: 2, 5 (elektron valensi 5)
8 O: 2, 6 (elektron valensi 6)
9F:2, 7 (elektron valensi 7)
10Ne: 2, 8 (elektron valensi 8)
Lambang rumus Lewis untuk elektron valensi atom di atas
terlihat pada gambar di bawah ini

1. Ikatan Kovalen
Tunggal
Ikatan
kovalen tunggal melibatkan sepasang elektron yang digunakan secara
bersama-sama. Untuk memahami pembentukan ikatan kovalen tunggal, perhatikan
pembentukan ikatan kovalen pada molekul H2 yang terbentuk dari dua
buah atom H. Setiap atom H memiliki 1 elektron. Untuk mencapai konfigurasi
seperti gas mulia, atom H memerlukan 1 elektron. Karena mempunyai daya tarik elektron
sama, antara kedua atom H tidak mungkin terjadi serah terima elektron. Oleh
karena itu, kedua atom memasangkan elektronnya. Masing-masing atom H
menyumbangkan 1 elektron untuk dijadikan milik bersama. Sepasang elektron itu
ditarik oleh kedua inti atom hidrogen hingga kedua atom berikatan.
Secara
sederhana, pembentukan ikatan kovalen pada molekul H2 dapat
digambarkan dengan struktur Lewis berikut.
H• + •H → H−H
Penulisan itu dapat
disederhanakan dengan mengganti sepasang elektron yang digunakan untuk
berikatan dengan sepotong garis dan menghilangkan semua elektron yang tidak
digunakan untuk berikatan. Rumus Lewis yang sudah disederhanakan itu disebut rumus
bangun atau rumus struktur. Dengan demikian, rumus bangun dari molekul H2
dapat ditulis H−H. Dengan
membentuk pasangan elektron maka masing-masing atom akan mempunyai konfigurasi
elektron yang sama dengan atom helium dengan dua elektron pada kulit
terluarnya.
Sepasang elektron dapat digantikan dengan sebuah garis yang disebut tangan ikatan sehingga struktur molekul H2 dapat dituliskan seperti gambar di atas.
Jumlah tangan ikatan dapat menggambarkan jumlah ikatan dalam suatu senyawa
kovalen, dalam molekul H2 di atas ikatannya disebut ikatan kovalen
tunggal.
Selain
terbentuk dari atom yang senama atau segolongan, ikatan kovalen juga dapat
terbentuk dari atom yang berbeda. Contoh molekul yang membentuk ikatan kovalen
dari atom sejenis, segolongan, dan antara atom yang berbeda adalah Cl2,
FCl, dan HCl.
Comments
Post a Comment