c.    Senyawa Kovalen

Senyawa kovalen adalah senyawa yang memiliki ikatan kovalen. Pada umumnya senyawa kovalen tersusun atas unsur logam dan nonlogam. Contoh senyawa kovalen adalah H2O, HCl, O2, H2, CH4, dan lain-lain.

 

Tabel 3.6 Sifat Fisis Senyawa Kovalen

Sifat Fisis

Keterangan

Wujud pada suhu kamar

Senyawa kovalen berupa gas, cairan, atau padatan lunak pada suhu kamar.

Tingkat kekerasan

Senyawa kovalen bersifat lunak dan tidak rapuh.

Kelarutan

Senyawa kovalen umumnya tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik (kloroform, eter).

Titik didih dan titik leleh

Senyawa kovalen titik didih dan titik lelehnya rendah.

Daya hantar listrik

Senyawa kovalen umumnya tidak dapat menghantarkan arus listrik.

 

            Senyawa kovalen sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Setiap hari kita perlu makan dan minum untuk melangsungkan hidup. Nasi yang kita makan mengandung karbohidrat (C6H12O6); air (H2O) memiliki ikatan kovalen; dan untuk minuman yang manis, seperti teh, kopi, sirup perlu ditambah gula pasir/sukrosa (C12H22O11) yang merupakan senyawa kovalen.

            Senyawa kovalen pada umumnya memiliki ikatan kovalen yang mengikuti aturan oktet. Ada beberapa senyawa yang tidak mengikuti aturan oktet karena atom-atom dalam suatu molekul memiliki jumlah elektron valensi lebih atau kurang dari 8. Senyawa kovalen yang tidak mengikuti aturan oktet, antara lain, BeCl2, BCl3, BF3, NO2, PCl5, SF6, ClF3, IF7, dan SbCl5.

 

Tabel 3.7 Perbedaan Senyawa Ion Dengan Senyawa Kovalen

Sifat

Senyawa Ion

Senyawa Kovalen

Fase

Padat

Sebagian besar cair

Titik lebur

Tinggi (>100°C sampai beberapa ratus °C)

Rendah (<100°C)

Titik didih

Tinggi (seringnya > 500°C)

Rendah (seringnya < 200°C)

Tingkat kekerasan

Tidak rapuh

Beberapa bersifat lembut seperti karet.

Kelarutan

Sebagian akan larut dalam cairan.

Sangat sedikit yang larut (gula), kebanyakan tidal larut.

Konduktivitas listrik

Larutan akan menghantarkan listrik.

Larutan atau campuran tidak menghantarkan listrik.

Susunan

Terbuat dari logam dan nonlogam.

Sebagian besar terbuat dari nonlogam.

 

 d.   Sifat Senyawa Kovalen

1.    Senyawa kovalen sederhana cenderung memiliki titik didih rendah sehingga larutannya bersifat volatil (mudah menguap). Sementara itu, beberapa senyawa karbon berukuran raksasa, misalnya intan, memiliki titk didih dan titik leleh tinggi.

2.    Senyawanya ada yang berwujud padat, cair, dan gas pada temparatur kamar.

3.    Kebanyakan senyawa kovalen sederhana larut dalam pelarut polar membentuk larutan, sedangkan senyawa kovalen raksasa tidak larut dalam pelarut seperti air.

4.    Senyawa kovalen umumnya merupakan penghantar listrik dan panas yang jelek, kecuali grafit. Grafit merupakan penghantar listrik yang baik seperti logam. Grafit sering digunakan sebagai elektrode dalam elektrolisis.

 

 

 

 

Latihan 3.4

1.    Gambarkan lambang Lewis untuk menjelaskan pembentukan senyawa kovalen berikut.

a.       tetraklorometana (CCl4)                                    c.   gas klorin (Cl2)

b.      hidrogen klorida (HCl)                                      d.   amonia (NH3)

 

2.    Gambarkan pembentukan ikatan kovalen rangkap dua senyawa berikut.

a.       CO2

b.      C2H4

c.       NO2

 

3.    Carilah contoh senyawa yang mengandung ikatan kovalen rangkap tiga selain yang disebutkan di atas.

 

4.    Metil isosianat, CH3NCO, digunakan untuk membuat festisida. Pada tahun 1984, bocoran air menerjang tangki-tangki berisi bahan ini pada sebuah pabrik kimia menimbulkan awan beracun yang membunuh ribuan orang di Bhopal, India. Gambarkan struktur Lewis senyawa ini.

 

5.    Molekul klorin nitrat (CIONO2) diperkirakan ikut terlibat dalam perusahaan ozon-ozon di stratosfer Antartika. Gambarkan kemungkinan struktur Lewis itu.

Comments

Popular posts from this blog