2. Senyawa Kovalen Nonpolar

Jika dua atom nonlogam sejenis (diatomik) membentuk suatu senyawa kovalen, misalkan H2, N2, Br2, dan I2 maka ikatan kovalen yang terbentuk memiliki keelektronegatifan yang sama atau tidak memiliki perbedaan keelektronegatifan. Ikatan kovalen tersebut dinamakan  ikatan kovalen       non      polar.atau,
              Ikatan kovalen nonpolar adalah ikatan kovalen yang
pasangan elektron ikatannya (PEI) tertarik sama kuat ke arah atom-atom yang berikatan. Senyawa kovalen nonpolar terbentuk antara atom-atom unsur yang mempunyai beda keelektronegatifan nol atau mempunyai momen dipol = 0 (nol) atau mempunyai bentuk molekul simetri. Dalam pembentukan molekul I2, kedua elektron dalam ikatan kovalen digunakan secara seimbang oleh kedua inti atom iodin tersebut. Oleh karena itu, tidak akan terbentuk muatan (tidak terjadi pengutuban atau polarisasi muatan).

 

 


 

Contoh ikatan kovalen non polar lainnya
1) H2
     H – H
     Keelektronegatifan H = 2,1 maka
     Beda keelektronegatifan H2 = 0
     µ = 0
     Bentuk molekul simetri

 


2) NH4
     Keelektronegatifan 2,1; 2,5
     Beda keelektronegatifan = 2,5 – 2,1 = 0,4
     µ = d x 1 = 0
     Bentuk molekul simetri



Comments

Popular posts from this blog