Sistem Periodik
Unsur
1.
Pengelompokan Unsur Pra Sistem Periodik
Sudah
sejak dahulu para ahli kimia berusaha mengelompokan unsur-unsur berdasarkan
kemiripan sifat, agar unsur-unsur tersebut mudah dipelajari. Ketika ilmu kimia
lahir, para ilmuwan Arab dan Persia membagi unsur-unsur menjadi dua kelompok,
yaitu lugham (logam) dan laysa lugham (bukan logam).
a. Antoine
Laurent Lavoisier
Dalam bukunya Traite Elementaire de Chimie (1789), mencatat 16 unsur logam dan
7 unsur non logam yang dikenal saat
itu, yaitu:
v
Unsur logam terdiri atas
antimon kobal perak tembaga
bismut mangan platina timah
besi molibden raksa timbal
emas nikel seng wolfram
v
Unsur bukan logam terdiri atas
arsen hidrogen nitrogen
belerang karbon oksigen
fosforus
b. Johan Wolfgang Dobereiner (1780 - 1849)
Dari
Jerman pada tahun 1829 membagi unsur-unsur dalam kelompok yang disebut triad,
sebab setiap kelompok mengandung tiga anggota. Beberapa contoh triad antara
lain:
|
Li
(massa atom 7) Na
(massa atom 23) K
(massa atom 39) |
|
Cl ( massa atom 35,5) Br (massa atom 80) I (massa atom 127)
|
Dobereiner mengungkapkan bahwa anggota triad
yang di tengah mempunyai sifat-sifat di antara kedua anggota yang lain. Sebagai
contoh, perhatikanlah triad Cl, Br, dan I. Sifat-sifat bromin berada di antara
sifat-sifat klorin dan iodin, seperti tercantum di bawah ini.
-
Massa atom
bromin mendekati rata-rata massa atom klorin dan iodin
-
Bromin lebih
mudah bereaksi daripada iodin tetapi lebih sukar bereaksi daripada klorin.
-
Klorin berwujud gas dan iodin berwujud padat, sehingga dapat diramalkan
bahwa bromin berwujud cair.
c. John
Alexander Reina Newlands (1838-1898)
Dari
Inggris menyusun unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom. Newlands
menemukan bahwa pengulangan sifat-sifat unsur tersebut sesuai dengan
pengulangan not oktaf dalam lagu. Artinya, unsur ke-8 mempunyai sifat yang sama
dengan unsur ke-1; unsur ke-9 mengulangi sifat unsur ke-2; dan seterusnya. Hal
ini dikenal sebagai Hukum Oktaf Newlands.
Kelemahan
Hukum Oktaf Newlands adalah bahwa pengulangan setiap delapan unsur itu hanya
cocok untuk unsur-unsur yang massa atomnya kecil. Lagi pula pengelompokan oktaf
itu terlalu dipaksakan, sehingga banyak unsur yang berhimpitan pada tempat yang
sama.
Tabel 2.1 Pengelompokan Unsur dalam Oktaf Newlands
|
Do 1 |
Re 2 |
Mi 3 |
Fa 4 |
Sol 5 |
La 6 |
Si 7 |
|
H |
Li |
Be |
B |
C |
N |
O |
|
F |
Na |
Mg |
Al |
Si |
P |
S |
|
Cl |
K |
Ca |
Cr |
Ti |
Mn |
Fe |
|
Co, Ni |
Cu |
Zn |
Y |
In |
As |
Se |
|
Br |
Rb |
Sr |
Ce, La |
Zr |
Di, Mo |
Ro, Ru |
|
Pd |
Ag |
Cd |
U |
Sn |
Sb |
I |
|
Te |
Cs |
Ba,V |
Ta |
W |
Nb |
Au |
|
Pt, Ir |
Os |
Hg |
Tl |
Pb |
Bi |
Th |
d. Julius Lothar Meyer (1830-1895)
Pada tahun 1869, Julius Lothar Meyer di Jerman mengungkapkan bahwa jika unsur disusun berdasarkan
pertambahan massa atom, beberapa sifat fisis seperti volume atom, daya hantar
listrik, kekerasan, titik didih, akan berulang secara periodik. Meyer lalu
menyusun unsur-unsur dalam suatu tabel yang disebut sistem
periodik.
e. Dimitri Ivanovich Mendeleyev (1834-1907)
Pada
tahun 1869, Dimitri Ivanovich Mendeleyev
di Rusia mengemukakan sistem periodik yang sama seperti Meyer, yaitu
berdasarkan pertambahan massa atom. Akan tetapi sistem periodik Mendeleyev
mempunyai beberapa keunggulan.
-
Mendeleyev bukan hanya menggunakan sifat-sifat
fisis, tetapi juga sifat kimia.
-
Mendeleyev mengoreksi beberapa harga massa
atom, misalnya berilium (dari 13 menjadi 9) dan uranium (dari 120 menjadi 240).
-
Demi mempertahankan kemiripan sifat, Mendeleyev
berani menukar letak beberapa unsur, misalnya telurium (massa atom 128)
ditempatkan sebelum iodin (massa atom 127).
-
Mendeleyev menyediakan beberapa tempat kosong
dalam sistem periodiknya, yang disediakan bagi unsur-unsur yang belum
ditemukan. Misalnya, Mendelyev me-ramalkan adanya unsur eka-aluminium (massa atom 69) dan unsur eka-silikon (massa atom 72) yang tempatnya masing-masing di bawah
aluminium dan silikon. Ternyata kedua unsur itu benar-benar ada, yaitu gallium dan germanium (ditemukan tahun 1875 dan 1886), yang memiliki
sifat-sifat persis seperti ramalan Mendeleyev.
- Unsur-unsur gas mulia (He, Ne, Ar, Kr, Xe, Rn) yang ditemukan antara tahun 1890-1900 dapat diletakan pada sistem periodik Mendeleyev, tanpa mengubah susunan unsur-unsur yang sudah ada.
Comments
Post a Comment