Senyawa Hidrokarbon Dalam Kehidupan
Sehari-Hari
Indonesia merupakan
salah satu negara penghasil minyak bumi. Senyawa yang terdapat di dalam minyak
bumi tersebut umumnya mengandung senyawa hidrokarbon. Di antaranya adalah
senyawa alkana. Contohnya, golongan alkana yang mempunyai jumlah C sebanyak 1
sampai 4 dan berwujud gas digunakan sebagai bahan bakar. Gas yang termasuk gas
alkana ini adalah gas alam atau Liquefied
Natural Gas (LNG) dengan komposisi terbesarnya adalah metana. Adapun, Liquefied Petroleum Gas (LPG) adalah gas
alkana dengan komposisi terbesar adalah butana.
Alkana rantai lurus dengan atom sebanyak 5 sampai 18
berwujud cair. Contoh senyawa tersebut antara lain bensin, kerosin atau minyak
tanah, dan solar. Alkana berwujud cair tersebut juga banyak digunakan sebagai
bahan bakar. Adapun alkana yang mempunyai atom C > 18 berwujud padat,
contohnya lilin dan aspal. Turunan senyawa karbon yang berasal dari minyak bumi
dapat digunakan untuk pembuatan pupuk, pestisida, plastik, dan bahan pakaian.
Senyawa hidrokarbon memiliki banyak manfaat dalam
kehidupan sehari-hari dan industri. Dalam industri, senyawa hidrokarbon
sederhana umumnya digunakan sebagai bahan baku untuk proses industri lebih lanjut yang memiliki
manfaat lebih besar.
1. Metana
Metana
merupakan komponen utama gas alam.
Metana murni tidak berbau, tetapi jika digunakan untuk keperluan komersial
biasanya ditambahkan sedikit belerang
untuk mendeteksi kebocoran yang mungkin terjadi. Pembakaran metana menghasilkan
lebih sedikit karbon dioksida dibandingkan bahan bakar lain sehingga lebih
ramah lingkungan.
Metana
(CH4) adalah gas rumah kaca non-CO2 yang relatif kuat
bertanggung jawab pada pemanasan global. Metana dibuat secara alami dalam
proses metanogenesis oleh berbagai mikroorganisme. Meskipun gas ini adalah
prioritas untuk instalasi global, ia juga memiliki nilai sebagai sumber energi.
Kandungan gas jauh lebih rendah daripada kandungan CO2 di atmosfer.
Namun potensi pemanasan global telah memperkirakan 25 kali lebih besar dari CO2.
Gas
metana merupakan anggota yang paling sederhana dari parafin hidrokarbon. Gas
ini memiliki rumus kimia CH4, lebih ringan dari udara, memiliki berat
jenis 0,554. Metana gas yang diproduksi di lingkungan yang mengandung sedikit
atau tanpa oksigen oleh bakteri yang membusuk di dalam bahan-bahan organik
seperti rumput dan kayu.
Sebagian
gas alam terdiri dari metana. Karena dapat digunakan sebagai bahan bakar di
rumah-rumah, perusahaan, dan pabrik-pabrik, metana merupakan sumber penting
dari beberapa bahan kimia organik. Gas metana banyak dihasilkan oleh
mikroorganisme. Dihasilkan ditempat yang lembab tanpa oksigen dari bakteri yang
membusuk didalam sampah organik. Gas metana dapat menghasilkan karbon pada suhu
tinggi untuk menghasilkan karbon monoksida dan hidrogen. Kegunaan metana adalah
sebagai berikut:
1)
Sebagai Bahan Bakar (biogas) Untuk Memasak
Akhir-akhir ini metana gas banyak digunakan oleh manusia
sebagai bahan bakar. Hal ini karena sifat yang dimiliki oleh gas itu, yaitu
mudah terbakar. Seiring bertambahnya pengetahuan, manusia dapat memperoleh gas
metana dengan cara yang cepat dan jumlah yang banyak, seperti halnya dengan meningkatkan pertumbuhan dan
perkembangan bakteri yang dapat menghasilkan gas tersebut. Mereka menciptakan
tempat tertutup tempat hanya ada sedikit udara yang dapat memasukinya, atau
bahkan tidak ada udara sama sekali.
Proses
ini dilakukan agar proses fermentasi anaerobik oleh bakteri dapat berjalan
secara optimal. Fermentasi anaerobik adalah proses pengolahan makanan yang
dilakukan oleh bakteri anaerobik tanpa oksigen yang akan menghasilkan gas
metana secara optimal. Gas metana yang dihasilkan dalam proses fermentasi tersebut
dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan bakar alternatif, misalnya untuk
generator, yaitu, agar alat tersebut dapat digunakan dan menghasilkan daya
listrik dapat digunakan sebagai penerangan atau dapat juga digunakan sebagai
bahan bakar kompor gas untuk memasak.
Walau
belum dikelola secara professional dan menyeluruh, gas metana sudah digunakan
oleh sebahagian masyarakat Indoneia sebagai bahan bakar untuk memasak. Namun
hal ini hanya bisa dilakukan oleh masyarakat yang hidup di dekat pembuangan sampah
akhir. Contohnya adalah TPA Puuwatu di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara dan TPA
Talangagung di Kabupaten Malang. Saat ini masyarakat sudah tidak pernah membeli
elpiji atau bahan bakar lain yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia.
Dengan menggunakan gas metana yang disalurkan melalui
pipa-pipa ke rumah masing-masing, mereka bisa menikmati bahan bakar biogas
gratis.
2)
Sebagai Bahan Bakar Kendaraan
Gas metana juga menghasilkan karbon dioksida yang lebih
sedikit atau lebih rendah dari hidrokarbon lainnya. Hal tersebutlah yang
membuat gas metana sebagai hidrokarbon yang paling mudah, akan tetapi
menghasilkan panas yang lebih banyak per satuan massanya. Pemanfaatan gas
metana biasanya disalurkan ke rumah-rumah penduduk dengan tujuan rekreasi dan
memasak. Dalam konteks ini dikenal sebagai gas alam, yang dianggap memiliki
kandungan energi sebesar 39 megajoule per meter kubik, atau 1.000 BTY per kaki
kubik standar.
Metana dakam bentuk gas alam juga digunakan sebagai bahan
bakar kendaraan dan lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar lain
seperti bensin dan solar.
3) Bahan
Pembuatan Pupuk
Salah satu sumber dari
gas metana adalah dari kotoran hewan, kotoran hewan ternak yang telah hilang
gasnya (bubur) dapat digunakan
sebagai pupuk organik. Pupuk ini memiliki sesuatu yang sangat dibutuhkan oleh
tanaman seperti protein, selulosa, lignin, dan lain-lain yang tidak terdapat
dalam pupuk kimia. Namun penggunaannya lebih baik setelah gas metananya hilang.
4) Sebagai
Pembangkit Tenaga Listrik
Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang
ini, menjadikan sampah organik sebagai salah satu sumber gas metana (CH4)
dalam proses mikrobiologi. Gas tersebut akan dialirkan pada generator inlet untuk digunakan sebagai salah satu
sumber energi untuk penerangan, penggerak mesin, juga daya listrik yang sangat
penting dalam kehidupan sehari-hari.
Selain
untuk memasak, gas metana bisa digunakan sebagai sumber energi listrik. Dengan
membakar gas metana dalam gas turbin, maka akan dihasilkan energi listrik. Saat
ini masyarakat di lingkungan TPA sudah bisa menikmati penerangan lampu dengan
sumber energi metana yang dihasilkan dari sampah-sampah tersebut.
5) Sebagai Campuran
Ban
Pembakaran yang tidak sempurna dari gas metana
menghasilkan karbon hitam. Dimana karbon tersebut dapat digunakan sebagai agen
penguat dalam karet yang digunakan untuk industri ban mobil.
Gas metana juga memiliki dampak negatif. Jika seseorang terhirup gas metana, orang tersebut akan mengalami sakit kepala, berkurangnya tingkat oksigen dalam tubuh, dehidrasi, mual, muntah, jantung berdebar-debar, detak jantung lebih cepat, masalah kognitif, mengurangi kondisi motorik, meningkatnya flu, gelisah, lesu, dan lain sebagainya.
Comments
Post a Comment