Reaksi-Reaksi
Halogen
1. Reaksi
Dengan Logam
Reaksi ini menghasilkan
garam dengan sebutan halida logam (logam + halida atau logam +halogen).
Contohnya:
Na(s) + ½ Cl2(g) → NaCl(s)
2Al(s) + 3Br2(g) → Al2Br3(s)
2.
Reaksi
Dengan Hidrogen
Reaksi ini membentuk asam kuat, namun kekuatan asam
bertambah dari F ke I. Contohnya:
H2 + Br2 → 2HBr
3.
Reaksi
Dengan Nonlogam Dan Metaloid
Kecuali karbon, bereaksi
membentuk senyawa halida. Contohnya:
Si + 2F2 → SiF4
2B + 3F2 → B2F6
P4 + 6Cl2
(klor terbatas) → 4PCl3
P4
+ 10Cl2 (klor berlebih) → 4PCl5
4.
Reaksi
Dengan Air
Reaksi ini membentuk asam dan membebaskan oksigen, serta
menghasilkan reaksi autoredoks. Contohnya:
F2 + H2O → 2HF + 1/2O2 (asam)
Cl2 + H2O → HCl + HClO (autoredoks)
5.
Reaksi
Dengan Basa
Reaksi ini menghasilkan garam bersifat basa netral, dan
terjadi reaksi redoks auto redoks. Contohnya:
Cl2 + 2NaOH → NaCl + NaClO + H2O (autoredoks)
Br2 + 2OH
→ Br - + BrO - + H2O
(suhu rendah)
3I2 + 6OH
→
5I + IO3 + 3H2O (suhu tinggi)
6.
Reaksi
Antarhalogen
Reaksi ini memiliki rumus reaksi:
X2 + nY2 →
2XYn; n adalah bilangan ganjil: 1,3,5, dan 7. Contohnya
3F2 + Cl2 → 2ClF3
7F2 + I2 → 2IF7
Comments
Post a Comment