Proses Pembuatan Senyawa Logam Alkali Tanah           

            Ekstraksi adalah pemisahan suatu unsur dari suatu senyawa. Logam alkali tanah dapat di ekstraksi dari senyawanya. Untuk mengekstraksinya kita dapat menggunakan dua cara, yaitu metode reduksi dan metode elektrolisis.

 

Ekstraksi Berilium (Be)

Metode Reduksi

            Untuk mendapatkan berilium, bisa didapatkan dengan mereduksi BeF2. Sebelum mendapatkan BeF2, kita harus memanaskan beril [Be3Al2(SiO6)3] dengan Na2SiF6 hingga 700 . Karena beril adalah sumber utama berilium.

 

               BeF2 + Mg MgF2 + Be

Metode Elektrolisis

            Untuk mendapatkan berilium juga kita dapat mengekstraksi dari lelehan BeCl2 yang telah ditambah NaCl. Karena BeCl2 tidak dapat menghantar listrik dengan baik, sehingga ditambahkan NaCl. Reaksi yang terjadi adalah:

Katoda : Be2+ + 2e  Be

Anoda : 2Cl-  Cl2 + 2e-

 

 

Ekstraksi Magnesium (Mg)

Metode Reduksi

            Untuk mendapatkan magnesium kita dapat mengekstraksinya dari dolomit [MgCa(CO3)2] karena dolomit merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkan magnesium. Dolomit dipanaskan sehingga terbentuk MgO.CaO. lalu MgO.CaO. dipanaskan dengan FeSi sehingga menghasilkan Mg.

 

2[MgO.CaO] + FeSi   2Mg + Ca2SiO4 + Fe

 

Metode Elektrolisis

            Selain dengan ekstraksi dolomit magnesium juga bisa didapatkan dengan mereaksikan air laut dengan CaO. Reaksi yang terjadi:

 

                       CaO + H2 Ca2+ + 2OH-

                       Mg2+ + 2OH-      Mg(OH)2

 

            Selanjutnya Mg(OH)2 direaksikan dengan HCl untuk membentuk MgCl2.

 

                       Mg(OH)2 + 2HCl  MgCl2 + 2H2O

 

            Setelah mendapatkan lelehan MgCl2 kita dapat mengelektrolisisnya untuk mendapatkan magnesium.

 

Katoda : Mg2+ + 2e   Mg

Anoda : 2Cl-    Cl2 + 2e

 

 

Ekstraksi Kalsium (Ca)

Metode Elektrolisis

            Batu kapur (CaCO3) adalah sumber utama untuk mendapatkan kalsium (Ca). Untuk mendapatkan kalsium, kita dapat mereaksikan CaCO3 dengan HCl agar terbentuk senyawa CaCl2. Reaksi yang terjadi.

 

                           CaCO3 + 2HCl CaCl2 + H2O + CO2

 

            Setelah mendapatkan CaCl2, kita dapat mengelektrolisisnya agar mendapatkan kalsium (Ca). Reaksi yang terjadi.

Katoda : Ca2+ + 2e Ca

Anoda : 2Cl-    Cl2 + 2e

 

Metode Reduksi

            Logam kalsium (Ca) juga dapat dihasilkan dengan mereduksi CaO dan Al atau dengan mereduksi CaCl2 oleh Na. Reduksi CaO oleh Al

 

6CaO + 2Al  3Ca + Ca3Al2O6

 

Reduksi CaCl2 oleh Na

CaCl2 + 2Na Ca + 2NaCl

 

 

Ekstraksi Strontium (Sr)

Metode Elektrolisis

            Untuk mendapatkan strontium (Sr), kita bisa mendapatkannya dengan elektrolisis lelehan SrCl2. Lelehan SrCl2 bisa didapatkan dari senyawa selesit [SrSO4]. Karena senyawa selesit merupakan sumber utama strontium (Sr). Reaksi yang terjadi,

 

Katoda : Sr2+  + 2e  Sr

Anoda : 2Cl-   Cl2 + 2e 

 

 

 Ekstraksi Barium (Ba)

Metode Elektrolisis

            Barit (BaSO4) adalah sumber utama untuk memperoleh barium (Ba). Setelah diproses menjadi BaCl2 barium bisa diperoleh dari elektrolisis lelehan BaCl2. Reaksi yang terjadi:

 

Katoda: Ba2+ + 2e    Ba

Anoda : 2Cl-  Cl2 + 2e

 

Metode Reduksi

            Selain dengan elektrolisis, barium bisa kita peroleh dengan BaO oleh Al. Reaksi yang terjadi:

 

           6BaO + 2Al  3Ba + Ba3Al2O6 

Comments

Popular posts from this blog