Perubahan Kimia 

Perubahan kimia merupakan perubahan zat yang menyebabkan terjadinya satu atau lebih zat yang jenisnya baru. Perubahan kimia selanjutnya disebut reaksi kimia. Contoh : besi berkarat, proses fotosintesis, pembuatan tempe (fermentasi), industri asam sulfat, industri alkohol dan lain-lain. Perubahan kimia dapat terjadi karena beberapa proses yaitu:

 

 

a) Proses Pembakaran

Pada proses pembakaran terjadi reaksi antara zat yang terbakar dengan oksigen dan adanya api. Pada proses pembakaran, zat asal akan berubah menjadi zat baru yang berbeda sifatnya dari zat asal.  Contoh proses pembakaran:

Kertas dibakar akan berubah menjadi gas, asap, ataupun abu. Bensin terbakar, lilin menyala, petasan meledak.

Pada pembakaran sempurna bahan bakar dihasilkan karbondioksida dan uap air. Jadi pada proses pembakaran dihasilkan zat baru, yaitu karbondioksida, uap air, asap dan arang. Pada pembakaran yang tidak sempurna dihasilkan gas beracun yaitu karbon monoksida yang menyebabkan sesak nafas.  

 

 

b) Proses Peragian

Proses peragian merupakan proses di mana zat asal yang mengandung karbohidrat/protein dengan bantuan mikroorganisme (ragi/bakteri) akan berubah menjadi zat-zat lain. Contohnya: singkong, beras diubah menjadi tape, kedelai diubah menjadi kecap, tempe tauco, tepung gandum diubah menjadi roti.

 

 c) Proses Perusakan Atau Pelapukan

Proses perusakan atau pelapukan yaitu keruasakan yang terjadi karena aktivitas mikroba, enzim atau reaksi kimia. Contohnya: makanan menjadi basi, minyak menjadi tengik, pelapukan kayu, buah-buahan membusuk.

 

 d) Dari Proses Makhluk Hidup

Proses fotosintesis, terjadi dengan adanya klorofil (zat hijau daun). Dengan bantuan sinar matahari tumbuh -tumbuhan mengubah karbondioksida dan air menjadi glukosa dan gas oksigen.

Proses pencernaan makanan nasi (karbohidrat) dalam tubuh kita dengan bantuan enzim diubah menjadi glukosa enzim karbohidrat glukosa. Proses pernafasan, terjadi di mana glukosa dari hasil pencernaan dalam tubuh akan dibakar dengan oksigen menghasilkan karbondioksida, air, dan energi.

Reaksi: glukosa + oksigen karbondioksida + air + energi

 

C6H12O6 + 6O2 + 6CO2 + 6H2O + energi

Bagaimanakah membedakan perubahan kimia dari perubahan fisika selain dengan jalan membuktikan terjadinya zat yang jenisnya baru? Reaksi kimia (perubahan kimia) sering disertai gejala atau tanda-tanda terbentuknya zat baru. Ada empat macam petunjuk yang menandai berlangsungnya suatu reaksi kimia yaitu:

§   Pembentukan gas

§   Pembentukan endapan

§   Perubahan warna

§   Perubahan suhu

            Dari uraian tentang perubahan materi di atas, maka kita bisa membedakan antara perubahan fisika dengan perubahan kimia sebagai berikut.

 

§  Perubahan fisika

-          Bersifat sementara

-          Tidak menyebabkan terbentuknya materi baru

-          Hanya melibatkan perubahan pada sifat fisika materi.

 

§  Perubahan kimia

-          Bersifat kekal (permanen)

-          Menyebabkan terbentuknya materi baru

-          Melibatkan perubahan pada sifat fisika maupun sifat kimia.

Comments

Popular posts from this blog