Metode reduksi
Kalium,
rubidium, dan sesium tidak dapat diperoleh dengan proses elektrolisis karena
logam-logam yang terbentuk pada anoda akan segera larut kembali dalam larutan
garam yang digunakan. Oleh sebab itu untuk memperoleh kalium, rubidium, dan
sesium dilakukan melalui metode reduksi.
Proses yang
dilakukan untuk memperoleh ketiga logam ini serupa yaitu dengan mereaksikan
lelehan garamnya dengan natrium
Na + LCl → L + NaCl (L = kalium, rubidium, dan sesium)
Dari reaksi di
atas L dalam bentuk gas yang dialirkan keluar. Gas yang keluar kemudian
dipadatkan dengan menurunkan tekanan atau suhu sehingga terbentuk padatan logam
L. Karena jumlah poduk berkurang maka reaksi akan bergeser ke arah poduk.
Demikian seterusnya hingga semua logam L habis bereaksi.
Sifat Fisika Logam Alkali
Secara umum,
logam alkali ditemukan dalam bentuk padat, kecuali sesium yang berbentuk cair.
Padatan logam alkali sangat lunak seperti sabun atau lilin sehingga dapat
diiris menggunakan pisau. Hal ini disebabkan karena logam alkali hanya memiliki
satu elektron pada kulit terluarnya. Beberapa sifat fisik logam alkali seperti
yang tertera di bawah ini.
Tabel 2.5 Beberapa Sifat
Fisik Logam Alkali
|
Li Na K Rb Cs |
|
No atom 3 11 19 37 55 Jari-jari atom, nm 0,133 0,157 0,203 0,216 0,35 Keelektronegatifan 1 0,9 0,8 0,8 0,7 Eᵒ, volt -3,04 -2,71 -2,92 -2,99 -3,02 Titik didih (℃) 1330 892 774 688 690 Titik leleh (℃) 180 97,8 63,7 38,9 29,7 Massa jenis (g/mL) 0,54 0,97 0,86 1,53 1,93 |
|
|
Warna Nyala Logam Alkali
Warna
nyala yang dihasilkan oleh suatu unsur disebut spektrum emisi. Spektrum emisi yang dihasilkan berkaitan
dengan model atom Neils Bohr. Ketika atom diberikan sejumlah energi,
elektron-elektron yang berada pada keadaan standar akan tereksitasi menuju kulit
yang lebih tinggi dengan tingkat energi yang lebih tinggi. Elektron yang
tereksitasi dapat kembali keadaan dasar atau mengemisi dengan memancarkan
sejumlah energi dalam bentuk radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang (λ) tertentu. Spektrum emisi terjadi ketika larutan garamnya dibakar
menggunakan nyala bunsen. Spektrum emisi yang dihasilkan setiap unsur berbeda
antara yang satu dengan yang lainnya.
Ketika dibakar litium menghasilkan warna merah, natrium menghasilkan warna kuning, kalium menghasilkan warna pink atau lilac, rubidium menghasilkan warna merah lembayung. Warna-warna yang dihasilkan oleh unsur-unsur alkali sangat indah sehingga logam alkali banyak dimanfaatkan dalam pembuatan kembang api atau mercon.
Comments
Post a Comment