Dampak Negatif Senyawa Halogen
1.
Fluor
Fluorida memiliki racun yang bersifat komulatif dan sangat
beracun, jika dalam bentuk murni dia sangat berbahaya, dapat menyebabkan
pembakaran kimia parah bila bersentuhan langsung dengan kulit.
Adanya komponen fluorin dalam air minum yang melebihi 2
ppm dapat menimbulkan lapisan kehitaman pada gigi.
Dalam bentuk fluorin, zat ini tidak langsung dihisap tanah
tapi langsung masuk ke dalam daun-daun sehingga menyebabkan daun berwarna
kuning kecoklatan. Jika daun tersebut dimakan oleh binatang maka bisa
menyebabkan gigi rontok.
2.
Klor
Menurut para ahli, kalau klorin bersenyawa dengan zat
organik, seperti air seni atau keringat, maka akan menghasilkan senyawa sejenis
nitrogen triklorin yang dapat mengakibatkan iritasi hebat. Senyawa organik
tersebut selanjutnya dapat bereaksi menjadi gas di kolam tertutup dan membawa
dampak terhadap sel-sel tubuh yang melindungi paru-paru.
Klor dapat mengganggu pernafasan, merusak selaput lendir
dan dalam wujud cahaya dapat membakar kulit dan bersifat sangat beracun.
CFC (Chloro Fluoro Carbon), yang terlepas ke udara dapat
menimbulkan kerusakan pada laipsan ozon.
Amonium klorida, NH4Cl zat ini sangat beracun
terhadap kerang-kerangan dan binatang air laut lainnya.
Kloroform CHCl3, yang ditemukan dalam air
terklorinasi, yang dianggap, mutagenik (dapat menimbulkan mutasi), tetraogenik
(menimbulkan kerusakan pada kelahiran) atau karsiogenik (menimbulkan kangker).
3.
Brom
Dalam bentuk gas, brom bersifat tosik. Dalam bentuk cairan
zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan
iritasi pada mata dan tenggorokan.
Ketika brom tumpah ke kulit, akan menimbulkan rasa yang
amat pedih. Brom mengakibatkan bahaya kesehatan yang serius, dan peralatan
keselamatan kerja harus diperhatikan selama menanganinya.
Timbal bromida yang terbentuk dalam mesin cenderung
merusak mesin, serat sifatnya yang mudah menguap yang lolos bersama gas-gas
buangan yang dapat mencemari atsmofer.
4.
Iodin
Kristal iodin dapat melukai kulit. Uapnya dapat melukai
mata dan selaput lendir. Pada saat ini dikenal suatu jenis penyakit yang
disebabkan dari kekurangan yodium yaitu Gaky “Gangguan Akibat Kekurangan
Yodium” merupakan penyakit yang dapat menyebabkan retardasi mental. Penyakit
ini biasa disebut defisiensi yodium atau kekurangan yodium. Saat ini
diperkirakan 1,6 miliar penduduk dunia mempunyai risiko kekurangan yodium, dan
300 juta menderita gangguan mental akibat kekurangan yodium. Kira-kira 30.000
bayi lahir mati setiap tahun, dan lebih dari 120.000 bayi kreatin, yakni
retardasi mental, tubuh pendek, bisu tuli atau lumpuh. Di antara mereka yang
lahir normal, dengan konsumsi diet rendah yodium akan menjadi anak yang kurang
intelegensinya, bodoh, lesu dan apatis dalam kehidupannya.
Efek yang sangat dikenal orang akibat kekurangan yodium
adalah gondok, yakni pembesaran kelenjer tiroid di daerah leher.
5.
Astatin
Belum diketahui bahaya yang ditemukan akibat astatin.
Comments
Post a Comment