a).   Golongan Utama

            Golongan Utama menurut aturan Amerika diberi simbol A. Unsur-unsur utama terdiri dari golongan IA sampai golongan VIIIA dan beberapa unsur golongan utama mempunyai nama khusus yang sesuai sifatnya, yaitu logam alkali (golongan IA), logam alkali tanah (golongan IIA), halogen (golongan VIIA), dan gas mulia (golongan VIIIA.

            Unsur-unsur utama meliputi nama golongan, sebagaimana tercantum pada tabel berikut.

 

      Tabel 2.3 Nama-nama Golongan Unsur Utama

Golongan

Nama Golongan

Elektron Valensi

IA

IIA

IIIA

IVA

                 VA

VIA

 VIIA

  VIIIA

golongan alkali

golongan alkali tanah

golongan boron

golongan karbon

golongan nitrogen

golongan oksigen

golongan halogen

golongan gas mulia

1

2

3

4

5

6

7

8

 

Berikut ini disajikan beberapa golongan yang ada pada tabel periodik unsur.

 

 i.     Golongan IA (Alkali)

Unsur-unsur golongan IA merupakan logam-logam yang sangat reaktif. Oleh karena itu, logam-logam golongan IA sering digunakan sebagai pelindung terhadap korosi dari udara dan air.

            Golongan IA terdiri atas lima unsur logam, yaitu litium (Li), natrium (Na), kalium (K), rubidium (Rb), dan sesium (Cs), serta satu unsur radioaktif fransium (Fr). Golongan IA disebut golongan logam alkali karena membentuk basa kuat dalam air. Jika dilihat penampilannya, semua logam alkali termasuk logam lunak sehingga mudah diiris dengan pisau dam massa jenisnya lebih rendah daripada massa jenis air. Konfigurasi elektron unsur alkali ditunjukan dalam Tabel 2.6.

Tabel 2.4 Konfigurasi Elektron Unsur Alkali

Lambang Unsur

Nomor Atom

Jumlah Elektron pada Kulit

Li

 Na

                     K

Rb

Cs

Fr

                    3

                  11

                  19

                  37

                  55

                  87

       2  1

       2  8  1

       2  8  8  1

       2  8  18  8  1

       2  8  18  18  8  1

       2  8  18  32  18  8 1

           

Berdasarkan Tabel 2.6, terlihat bahwa semua unsur alkali memiliki elektron di kulit terluar berjumlah 1. Atom unsur alkali cenderung melepaskan 1 elektron untuk membentuk ion bermuatan +1. Karena sangat mudah melepaskan elektronnya, logam alkali sangat mudah reaktif, dapat terbakar di udara, dan bereaksi dengan air. Hal itu terbukti jika dilarutkan dalam air, logam alkali akan meledak. Karena kereaktifannya itu, alkali harus disimpan di dalam minyak tanah.

Hidrogen termasuk nonlogam walaupun dengan alkali sama-sama memiliki satu elektron pada kulit terluarnya. Berdasarkan konfigurasi elektron diketahui semua unsur alkali memiliki 1 elektron yang terletak pada kulit terluar. Persamaan ini memyebabkan unsur-unsur alkali memiliki sifat kimia yang mirip. Walaupun memiliki sifat yang mirip tetapi unsur-unsur alkali keberadaan di alam tidak bersama-sama. Hal ini disebabkan oleh ukuran-ukuran ion alkali yang sangat berbeda satu dengan yang lainnya.

Natrium dan kalium sangat melimpah dikerak bumi sedangkan litium, rubidium, dan sesium kelimpahannya sangat sedikit. Kelimpahan logam alkali yang paling sedikit adalah fransium. Hal ini disebabkan fransium merupakan unsur radioaktif yang memancarkan sinar beta (β) dengan waktu paruh yang pendek sekitar 21 menit, kemudian segera berubah menjadi unsur thorium. Logam fransium dihasilkan dari unsur aktinium dengan pemancaran sinar alpha (α). Fransium merupakan unsur logam golongan alkali yang bersifat radioaktif dan sifat-sifat kimianya sangat mirip dengan cesium.

Fransium dihasilkan ketika unsur radioaktif aktinium meluruh melalui reaksi sebagai berikut:

                         _ 89 [Ac] ^227 _ 87 [Fr] ^223 + _2 [He] ^4

            Selain itu fransium merupakan unsur logam berat yang sangat elektropositif dan merupakan unsur radioaktif alami yang isotop-isotopnya mempunyai massa atom dalam rentang 204 sampai 224.

Comments

Popular posts from this blog