3. Senyawa Natrium
Natrium
merupakan unsur dengan nomor atom 11 pada tabel sistem periodik dan mempunyai
simbol Na. Natrium adalah salah satu logam yang paling umum dijumpai di kerak
bumi. Ini adalah logam lunak , putih keperakan dan sangat reaktif. Karena mudah
bereaksi dengan unsur lainnya, natrium ditemukan dalam berbagai senyawa dan
jarang ditemukan dalam unsur murninya.
Natrium adalah
logam alkali, berada pada
golongan 1 tabel periodik, karena memiliki satu elektron di kulit terluarnya
yang mudah disumbangkannya, menciptakan atom bermuatan positif – kation Na+. “Di Erofa abad pertengahan, senyawa natrium dengan nama
Latin sodanum digunakan sebagai obat sakit kepala. Meskipun natrium, kadang-kadang,
disebut soda kue, telah lama dikenal dalam senyawanya, logam ini baru diisolasi
pada tahun 1807 oleh Sir Humphry Davy melalui elektrolisis natrium hidroksida.
Umum
Sebuah
atom natrium memiliki 11 proton, 11 elektron, dan 12 neutron. Natrium memiliki
titik leleh 98 ℃, dan titik didih sekitar 883 ℃. Terdapat tujuh belas isotop natrium. Isotop adalah unsur yang
memiliki jumlah proton yang sama tetapi memiliki jumlah neutron yang berbeda.
Satu-satunya isotop stabil adalah 23Na. Logam bebasnya
terdapat di alam, tapi harus dibuat dari senyawanya. Natrium adalah unsur keenam paling melimpah dalam kerak bumi, dan terdapat di banyak mineral seperti feldsfar, sodalit, dan halit (garam batu,
NaCl). Banyak garam natrium sangat larut dalam air: ion natrium telah dilindi oleh aksi air dari mineral Bumi selama ribuan
tahun, dan dengan demikian natrium dan klorin adalah unsur terlarut yang paling umum
terjadi di lautan.
Natrium
adalah unsur esensial untuk semua
hewan dan beberap tumbuhan. Ion natrium adalah kation utama pada cairan ekstraselular (extracellular
fluid, ECF) dan karena itu merupakan penyumbang utama tekanan osmotik ECF dan
volume kompartemen ECF.
Hilangnya air
dari kompartemen ECF meningkatan konsentrasi natrium, suatu kondisi yang
disebut hipernatremia. Kehilangan isotonik air dan
natrium dari kompartemen ECF mengurangi kompartemen tersebut dalam kondisi yang
disebut hipovolemia.
Logam
Alkali
Sebagai
logam alkali, natrium memiliki sifat tertentu yang membuatnya berbeda dari
logam lainnya. Yang paling menonjol, natrium dikenal sangat reaktif. Itu sebab,
natrium selalu berikatan dengan unsur atau senyawa lain. Dibandingkan dengan
logam-logam alkali lainnya, natrium merupakan logam yang kurang aktif. Natrium
dengan air murni akan memunculkan reaksi eksoterm.
Tampilan
Dan Senyawa
§ Natrium sebagai unsur murni sangat jarang
ditemukan di alam karena sifatnya yang amat reaktif. Natrium murni berwarna keperakan
dan lunak.
§ Natrium juga mampu ditemukan di laut sebagai
ion. Ion merupakan atom yang telah kehilangan atau mendapatkan tambahan
elektron sehingga memiliki muatan.
§ Ion natrium lebih stabil, sehingga kurang
reaktif jika dibanding natrium murni.
Sifat Kimia dan
Fisika Natrium
§ Natrium bereaksi cepat dengan air, salju, dan
es untuk menghasilkan natrium hidroksida dan hidrogen.
§ Ketika terkena udara, logam natrium
kehilangan warna keperakannya dan berubah menjadi abu-abu buram akibat
pembentukan lapisan natrium oksida.
§ Natrium tidak bereaksi dengan nitrogen,
bahkan pada suhu yang sangat tinggi, tetapi dapat bereaksi dengan amonia untuk
membentuk natrium amida.
§ Natrium dan hidrogen bereaksi pada suhu
diatas 200 ℃ untuk membentuk natrium hidrida. Natrium hampir
tidak bereaksi dengan karbon serta tidak bereaksi dengan halogen.
§ Unsur ini juga bereaksi dengan berbagai
halida logam untuk membentuk logam dan natrium klorida.
§ Natrium tidak bereaksi dengan hidrokarbon
parafin, tetapi membentuk senyawa dengan naftalena dan senyawa polisiklik
aromatik lainnya dan dengan alkena aril.
§ Reaksi natrium dengan alkohol mirip dengan
reaksi natrium dengan air, tapi berlangsung lebih lambat.
§ Natrium adalah unsur keenam paling melimpah
di kerak bumi dengan komposisi sekitar 2,83%.
§ Natrium setelah klorida adalah unsur kedua
paling berlimpah yang terlarut dalam air laut.
§ Garam-garam natrium paling penting yang
ditemukan di alam adalah natrium klorida, natrium karbonat, natrium borat,
natrium nitrat, dan natrium sulfat.
§ Garam natrium antara lain ditemukan dalam air
laut, danau asin, danau alkali, dan mata air mineral.
Penggunaan
Natrium
§ Natrium klorida (NaCl), merupakan bahan baku
pembuatan garam dapur, NaOH, Na2CO3.
§ Natrium hidroksida atau soda kaustik (NaOH).
Digunakan dalam industri pembuatan sabun, kertas dan tekstil, dalam kilang
minyak digunakan untuk menghilangkan belerang, dan ekstraksi aluminium dari
bijihnya. Dalam laboratorium digunakan untuk menyerap gas karbondioksida atau
gas-gas lain yang bersifat asam, dalam beberapa reaksi organik NaOH merupakan
pereaksi yang penting misalnya pada reaksi hidrolisis.
§ Soda cuci (Na2CO3),
pelunak kesadahan air, zat pembersih (cleanser) peralatan rumah tangga,
industri gelas.
§ Natrium hidroksi karbonat (NaHCO3)
atau soda kue, campuran pada minuman dalam botol (beverage) agar menghasilkan.
§ Natrium nitrat (NaNO3), pupuk,
sebagai pereaksi dalam pembuatan senyawa nitrat yang lain.
§ Natrium nitrit (NaNO2), pembuatan
zat warna (proses diazotasi), pencegahan korosi.
§ Natrium sulfat (Na2SO4),
atau garam Glauber, obat pecahar (cuci perut), zat pengering untuk senyawa
organik.
§ Natrium tiosulfat (Na2S2O3),
larutan pencuci (hipo) dalam fotografi.
§ Na3AlF6, pelarut dalam
sintesis logam aluminium.
§ Natrium sulfat dekahidrat (Na2SO4.10H2O)
atau garam glauber: digunakan oleh industri pembuatan kaca.
§ Na3Pb8: sebagai pengisi
lampu natrium.
§ Natrium peroksida (Na2O2):
pemutih makanan.
§ Na-benzoat, zat pengawet makanan dalam
kaleng, obat rematik.
§ Na-sitrat, zat anti beku darah.
§ Na-glutamat, penyedap makanan (vetsin)
§ Na-salsilat, obat antipiretik (penurun panas)
§ Natrium dalam bentuk logam sangat penting
dalam pembuatan ester dan dalampembuatan senyawa organik.
§ Natrium juga merupakan komponen dari natrium
klorida (NaCl) yang merupakan senyawa penting bagi organisme hidup.
§ Unsur ini memiliki kegunaan lain seperti
untuk memperbaiki struktur paduan logam tertentu, digunakan dalam sabun,
dikombinasikan dengan asam lemak, serta untuk memurnikan logam cair.
§ Natrium karbonat padat juga dibutuhkan untuk
membuat kaca.
Efek Kesehatan
Natrium
§ Natrium terkandung dalam banyak makanan
terutama dalam bentuk garam dapur.
§ Natrium diperlukan manusia untuk menjaga
keseimbangan sistem cairan tubuh. Unsur ini juga dibutuhkan untuk berfungsinya
saraf dan otot.
§ Namun, terlalu banyak natrium dapat merusak
ginjal dan meningkatkan kemungkinan tekanan darah tinggi.
§ Jumlah natrium yang harus dikonsumsi
seseorang setiap hari bervariasi untuk tiap individunya.
§ Reaksi natrium dengan air menyebabkan
terbentuknya uap natrium hidroksida yang sangat mengiritasi kulit, mata,
hidung, dan tenggorokan.
§ Eksposur sangat parah bisa menyebabkan sulit
bernafas, batuk, dan bronkitis kimia.
§ Kontak parah dengan kulit bisa memicu
gatal-gatal, kesemutan luka bakar termal dan kaustik yang membuat kerusakan
kulit permanen.
§ Sedangkan kontak dengan mata bisa menyebabkan
kerusakan permanen dan kehilangan penglihatan.
Dampak
Lingkungan Natrium
§ Natrium dalam bentuk bubuk sangat eksplosif
dalam air dan membentuk racun saat bereaksi dengan berbagai unsur lainnya.
§ Dalam bentuk padat, natrium tidak mobile
meskipun mudah menyerap kelembaban membentuk natrium hidroksida.
§ Natrium hidroksida dikenal cepat terserap
dalam tanah dan berpotensi menyebabkan pencemaran.
Comments
Post a Comment