2. Penggunaan Klor

Klorin pertama sekali ditemukan oleh seorang ahli kimia Swedia bernama Wilhelm Scheele pada tahun 1774. Klor berbentuk gas pada suhu kamar, memiliki bau tajam dan berwarna hijau kekuningan. Penggunaan yang paling penting dari klorin adalah sebagai pemutih kertas dan kain. Klorin adalah salah satu bahan kimia yang paling sering diproduksi di Amerika Serikat. Penggunaan yang paling umum dari klorin adalah dalam air minum dan kolam renang karena dapat membunuh bakteri berbahaya. Penggunaan klorin meliputi produksi produk sehari-hari seperti insektisida, pelarut, pewarna makanan, plastik, pewarna, tekstil, produk minyak bumi, produk kertas, dan lain-lain. Kegunaan senyawa klorin, antara lain:

a.    Cl2, digunakan sebagai disinfektan untuk membunuh kuman yang dapat menyebabkan berbagai penyakit dan dapat menarik timah dari kaleng bekas, membentuk SnCl4 kemudian direduksi menjadi timah murni.  

b.    NaCl, digunakan sebagai bahan dapur.

c.    KCl, digunakan untuk pupuk.

d.   NH4Cl, digunakan sebagai desinfektan pada air.

e.    NaClO, dapat mengoksidasi zat warna (pemutih), sehingga dapat digunakan sebagai bleching agent, yaitu pengoksidasi zat warna.

f.     Kaporit (Ca(OCl)2), digunakan sebagai desinfektan pada air.

g.    ZnCl2, sabagai bahan pematri atau solder.

h.    PVC, digunakan pada industri plastik untuk pipa pralon.

i.      Kloroform (CHCl3), digunakan sebagai pelarut dan obat bius pada pembedahan.

j.      HCl, digunakan untuk membersihkan permukaan logam serta untuk mengekstraksi logam-logam tertentu dari bijihnya.

       k.    Kalium klorat, bahan pembuat mercon dan korek api.  

Comments

Popular posts from this blog