2. Sistem Periodik Moderen

            Sistem periodik moderen dibuat berdasarkan konfigurasi elektron, dan unsur-unsur disusun menurut pertambahan nomor atom. Sistem periodik moderen tersusun dari:

a.    Baris-baris horinzontal yang disebut periode

b.    Kolom-kolom vertikal yang disebut golongan

 

 

a.    Periode

Unsur-unsur yang jumlah kulitnya sama ditempatkan pada periode (sama).

nomor periode = jumlah kulit

 


Unsur-unsur yang hanya mempunyai satu kulit (kulit K saja) terletak pada periode pertama (baris paling atas).  Unsur-unsur yang mempunyai dua buah kulit (kulit K dan kulit L) terletak pada periode kedua (baris kedua), dan seterusnya.

Penempatan unsur-unsur dalam periode didasarkan pada perubahan sifat periodik unsur yang sesuai dengan urutan perubahan nomor atomnya. Dalam tabel periodik moderen, unsur-unsur dikelompokkan ke dalam 7 periode yang terdiri dari:

-       Periode paling pendek (periode 1, terdiri dari 2 buah unsur, yaitu hidrogen dan helium).

-       Periode pendek (periode 2 dan periode 3, masing-masing terdiri dari 8 unsur, yaitu dari litium hingga neon dan natrium hingga argon).

-       Periode panjang (periode 4 dan 5, masing-masing terdiri dari 18 unsur, yaitu kalium hingga kripton dan rubidium hingga xenon).

-       Periode paling pendek (periode 6, terdiri dari 32 unsur)

-       Periode belum lengkap (periode 7).

Di antara 32 unsur yang terletak pada periode ke-6, 14 unsur (Z= 57 sampai Z= 71) memiliki kemiripan sifat dengan unsur lantanum (La), sehingga unsur-unsur tersebut dikelompokkan dalam deret Lantanida.

Sementara itu, di antara unsur-unsur yang terletak dalam periode ke-7 (Z = 89 sampai Z = 103) memiliki kemiripan sifat dengan unsur aktinium (Ac), sehingga unsur-unsur tersebut dikelompokkan dalam deret aktinida, sedangkan khusus untuk unsur-unsur yang mempunyai Z = 93 sampai Z = 103 disebut unsur transuranium, karena tempatnya dalam tabel periodik setelah unsur uranium dan unsur-unsur tersebut merupakan unsur radioaktif buatan.

 

Tabel 2.2 Nama Dan Jumlah Unsur Pada Periode

Periode

Nama Periode

Jumlah Unsur

1

2

3

4

5

6

       7

periode sangat pendek

periode pendek

periode pendek

periode panjang

periode panjang

periode sangat panjang

periode sangat panjang

2

8

8

18

18

32

32

 

 

 

 

 

b.  


b. Golongan

Unsur-unsur yang memiliki jumlah elektron valensi sama ditempatkan pada golongan (kolom) yang sama.

nomor golongan = jumlah elektron valensi

                                   

 

            Unsur-unsur yang segolongan mempunyai sifat-sifat kimia yang sama, sebab mereka memiliki elektron valensi yang sama.

            Golongan dalam sistem periodik unsur merupakan lajur dari atas ke bawah (vertikal). Keunikan penggolongan ini ialah bahwa unsur-unsur yang berada dalam satu golongan secara umum memiliki sifat kimia yang mirip. Hal ini disebabkan unsur-unsur tersebut memiliki kesamaan elektron valensi. Secara garis besar, penggolongan dalam sistem periodik dibagi atas golongan utama dan golongan transisi. 

Comments

Popular posts from this blog