1. Percobaan Tetes
Minyak Millikan
Pada
tahun 1906, Robert A. Millikan berhasil
menentukan harga muatan elektron melalui percobaan tetes minyak. Tetesan minyak
yang disemprotkan ke dalam tabung akan terionisasi dan turun melalui lubang
pada pelat positif dengan kecepatan v yang memenuhi hukum Stokes. Setelah
memasuki daerah di antara dua pelat (positif dan negatif), maka tetesan minyak
yang terionisasi akan bergerak dengan kecepatan tetap dan mengalami gesekan.
Ketika pelat dihubungkan dengan sumber tegangan, maka tetesan minyak akan
mengalami gaya listrik. Dengan mengatur tegangan, maka tetesan minyak dapat dibuat
diam dan pada keadaan ini gaya listrik sama dengan gaya gravitasi, sedangkan
gaya Stokes-nya sama dengan nol. Pada kondisi ini, Millikan menemukan bahwa
muatan tetesan minyak selalu merupakan kelipatan bilangan bulat dari – 1,6 x 10-19
C.
Dalam
hal ini nilai, e = 1,6 x 10-19
C merupakan harga muatan sebuah partikel elementer,
yaitu elektron. Berdasarkan hal tersebut, dari nilai muatan spesifik (e/m),
maka massa sebuah elektron dapat ditentukan, yaitu sebesar 9,11 x
10-31 kg.
Comments
Post a Comment