a.1 Teori Asam

            Ada beberapa teori asam antara lain:

a.1.1. Teori Arrhenius

            Arrhenius menyatakan bahwa asam adalah zat yang apabila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+. Dari pengertian tersebut, bisa disebutkan ciri khas asam adalah apabila dalam pelarut air, zat akan mengion menjadi hidrogen dengan muatan positif dan ion yang bermuatan negatif tersebut adalah sisa asam.

 

a.1.2. Teori Bronsted Lowry

Teori asam menurut Bronsted Lowry didefinisikan berdasarkan kemampuan (donor) atau menerima (akseptor) proton (ion H+). Senyawa yang bertindak sebagai asam basa Bronsted Lowry disebut amfoter.

Sementara itu, konsep asam Bronsted Lowry bisa dijelaskan bahwa asam adalah zat yang punya kecenderungan untuk menyumbang ion H+ pada zat lain. Bronsted Lowry juga mencetuskan teori asam konjugasi. Asam konjugasi adalah basa yang memperoleh ion hidrogen.

 

a.1.3. Teori Asam Lewis

Asam Lewis menjelaskan terkait struktur dan ikatannya. Asam menurut Lewis adalah zat yang punya kecenderungan menerima pasangan elektron basa.

a.2. Ciri-Ciri Larutan Asam


                                Gambar 1.5 Photo by Kindel Media on Pexels

            Adapun ciri-ciri dari larutan asam adalah sebagai berikut

§   Rasa Asam

            Larutan asam memiliki rasa asam yang dapat dicecap saat dikonsumsi. Contohnya, asam sitrat pada buah lemon, yang memiliki sifat-sifat asam, memberikan rasa asam pada larutan air perasan lemon.

 

§  pH Kurang Dari 7

           Telah disebutkan di atas, sebagian ciri-ciri larutan asam adalah pH-nya. pH larutan asam berada di bawah 7 pada skala pH, yang menunjukkan tingkat keasaman larutan tersebut.

 

§  Kemampuan Menghasilkan Ion Hidrogen (H+)

            Larutan asam dapat melepaskan ion hidrogen (H+) ketika dilarutkan dalam air.

 

§  Reaksi Dengan Logam

            Larutan dengan sifat-sifat asam cenderung bereaksi dengan logam. Larutan asam yang bereaksi dengan logam dapat menghasilkan gas hidrogen (H2). Contohnya, asam klorida dapat bereaksi dengan besi untuk menghasilkan gas hidrogen dan ion besi.

a.3. Klasifikasi Asam


                       Gambar 1.6  Photo by Tima Miroshnichenko on Pexels

 Larutan asam dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber asam  yang digunakan. Berikut adalah beberapa klasifikasi umum dari larutan asam.

§  Asam Anorganik

Asam anorganik terbentuk melalui reaksi asam dan basa yang melibatkan senyawa-senyawa anorganik. Contoh dari asam anorganik antara lain asam klorida (HCl), asam sulfat (H2SO4), dan asam nitrat (HNO3), yang masing-masing memiliki sifat-sifat asam.

§  Asam Organik

Asam organik terbentuk melalui reaksi asam dan basa yang melibatkan senyawa-senyawa organik. Contoh asam organik antara lain asam asetat (CH3COOH), asam sitrat (C6H8O7), dan asam format (HCOOH), yang masing-masing juga mengandung sifat-sifat asam.

Klasifikasi larutan asam dapat didasarkan pada kekuatan atau tingkat ionisasi senyawa dalam larutan. Klasifikasi asam berdasarkan tingkat ionisasinya terbagi atas:

§  Asam Lemah

           Dalam klasifikasi larutan asam basa, asam lemah adalah asam yang hanya sebagian kecil molekulnya ionisasi menjadi ion hidrogen (H+) dalam larutan. Dengan demikian, asam lemah memiliki konsentrasi ion hidrogen (H+) yang relatif rendah dalam larutan. Contoh asam lemah antara lain asam asetat (CH3COOH) dan asam format (HCOOH).

§  Asam Kuat

Asam kuat adalah asam yang hampir sepenuhnya atau sepenuhnya mengionisasi menjadi ion hidrogen (H+) dalam larutan. Dengan demikian, asam kuat memiliki konsentrasi ion hidrogen (H+) yang tinggi dalam larutan dengan sifat-sifat asam. Contoh asam kuat antara lain asam klorida (HCl) dan asam sulfat (H2SO4).

 

 

Contoh Soal 1.1

1.    Tuliskan contoh dan nama-nama daripada asam kuat beserta dengan ionisasinya.

 

2.    Tuliskan contoh dan nama-nama daripada asam lemah dengan ionisasimya.

 

3.    Diketahui lima buah asam:

H2C2O4                       Ka = 5 x 10-2

HNO2                         Ka = 5 x 10-4

CH3COOH                 Ka = 2 x 10-5

H3PO4                         Ka = 8 x 10-3

HF                              Ka = 7 x 10-4

     Susunlah kelima asam di atas berdasarkan tingkat keasaman.

 

 

Pembahasan

1.    Contoh yang termasuk golongan asam kuat adalah:

Rumus Asam                                                 Nama Asam

§  H2SO4                                                     Asam sulfat

§  HNO3                                                     Asam nitrat

§  HI                                                           Asam iodida

§  HBr                                                         Asam bromida

§  HCl                                                         Asam klorida

§  HClO3                                                     Asam klorat

§  HClO4                                                     Asam perklorat

 

Reaksi ionisasinya adalah

§  H2SO4(aq)      →  2H+(aq) + SO42-(aq)

§  HNO3(aq)       →     H+(aq) +  NO3-(aq)

§  HI(aq)             H+(aq) + I- (aq)

§  HBr(aq)          H+(aq) + Br -(aq)

§  HCl (aq)        H+(aq) + Cl-(aq)

§  HClO3(aq)     →     H+ (aq)+ ClO3-(aq)

§  HClO4 (aq)     →     H+(aq) + ClO4-(aq)

 

2.    Contoh yang termasuk golongan asam lemah adalah:

Rumus Asam                                                 Nama Asam

§   HNO2                                                      Asam nitrat

§   CH3COOH                                             Asam asetat

§   H2S                                                         Asam sulfida

§   H2SO3                                                     Asam sulfit

§   H2CO3                                                     Asam karbonat

§   H2C2O4                                                   Asam oksalat

§   H2Cr2O4                                                  Asam kromat

§   H2Cr2O7                                                  Asam dikromat

§   H3PO3                                                     Asam fosfit

§   H3PO4                                                     Asam fosfat

§   HF                                                           Asam fluorida

 

     Reaksi ionisasinya adalah:

§   HNO2 (aq)     ↔  H+(aq) + NO2-(aq)

§   CH3COOH (aq)   ↔  CH3COO-(aq) + H+(aq)

§   H2S (aq)    ↔      2H+(aq) + S2-(aq)

§   H2SO3 (aq)    ↔   2H+(aq) + SO32-(aq)

§   H2CO3 (aq)     ↔  2H+(aq) + CO32-(aq)

§   H2Cr2O4 (aq)   ↔ 2H+(aq) + Cr2O42-(aq)

§   H2Cr2O7 (aq)   ↔ 2H+(aq) + Cr2O72-(aq)

§   H3PO3 (aq)     ↔  3H+(aq) +  PO33-(aq)

§   H3PO4 (aq)   ↔  3H+(aq) + PO43-(aq)

§   HF (aq)                 H+(aq) + F-(aq)

 

3.    Makin besar Ka, asam makin kuat. Urutan kekuatan asam adalah:

 CH3COOH  <  HNO<  HF < H3PO4   <  H2C2O4

            Jadi setiap asam lemah memiliki harga Ka, di samping harga derajat ionisasi (α), harga Ka  menyatakan ukuran kekuatan asam. Makin besar harga Ka, makin banyak jumlah yang terionisasi, dan ini asam tersebut makin kuat. ­

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Comments